Pengepungan kota Makkah
Ketika Muslim bin ‘Uqbah telah menuntaskankan huru hara yang terjadi di Madinah dan melecehkan penduduknya, dia berjalan menuju Makkah bertujuan menghabisi Ibnu Az-Zubair Akan tetapi dia terlebih dahulu binasa di tengah perjalanannya pada akhir bulan Muharram 64 H. Pimpinan digantikan oleh Al-Hushain bin Numair, dan melanjutkan perjalanannya ke Makkah. Penduduk Makkah telah berbaiat kepada Ibnu Az-Zubair radhiyallahu ‘anhu sebagai khalifah – sebagaimana telah kami sampaikan-. Ditambah lagi dengan penduduk Hijaaz dan orang-orang yang lari dari Madinah. Perang antara Bani Umayyah dengan Ibnu Az-Zubair radhiyallahu ‘anhu dimulai. Peperangan berkobar sepanjang bulan Shafar sampai pasukan Ibnu Az-Zubair tercerai beraikan. Saudara laki-lakinya yang bernama Al-Mundzir terbunuh. Pasukan Umawi melempari mereka dengan manjanik (semacam ketapel dari kayu untuk melemparkan batu) dari atas gunung Abu Qubais. Sehingga Ibnu Zubair radhiyallahu ‘anhu dan pasukannya mendapati kesempitan. Akan tetapi Allah berkehendak melepaskan mereka dari kesulitan ini dengan meninggalnya Yazid bin Mu’awiyah sehingga keadaan dan arah berbalik. Berhentilah peperangan yang terjadi antara kedua kubu ini.
Isu-isu yang disebarkan oleh Rafidhah berupa berita bahwa pasukan Yazid membakar Ka’bah dengan api adalah tidak benar. Akan tetapi yang benar adalah berasal dari api kecil yang menjalar ke Ka’bah hingga menyala tanpa disengaja.
Yazid rahimahullah meninggal pada bulan Rabi’ul awwal 64 H pada usia 38 tahun. Semoga Allah merahmatinya dan memberikan ampunan kepada kita dan beliau.
Foot Note:
[1] 10 Terjadi pada tahun 63 H
Sumber: Disalin dari buku “TARIKH DAULAH UMAWIYYAH”, Jami’atul Imam Muhammad bin Su’ud al-Islamiyyah, Riyadh Saudi Arabia, Penerbit Hikmah Ahlus Sunnah, Cet.Kedua, Hal.37-56.
Artikel: www.kisahislam.net







Kasihan ya anda………..
Pemuja Yazid adalah pemuja dajjal dan musuh Alloh, Rosul, dan ahlul baytnya yang suci! La’natlah pemuja Yazid!
makasih atas beritanya