Oleh: Syaikh Mamduh Farhan al-Buhairi Al-Bazzar adalah al-Imam al-Hafizh Abu Bakar Ahmad Ibn Amr Ibn Abdul Khaliq al-Bashri, enulis kitab al-Musnad al-Kabir dan al-‘Ilal, mengambil hadits dari al-Thabrani, wafat tahun 292 H di Ramlah. Beliau adalah salah seorang ulama besar, hingga dikatakan setelah Ali Ibn al-Madini tidak ada yang lebih
Imam Baqi bin Mikhlad Nama beliau. Beliau dari negeri yang sangat jauh yaitu Andalusia sekarang bernama Spanyol. Dengarkan kisah suka dan dukanya dalam mengambil Ilmu kepada Imam Ahmad di Bagdad (Irak) selamat menyimak. Beliau bercerita : Saya berangkat dengan berjalan kaki dari Andalusia menuju ke Baqdad untuk bertemu dengan Imam
Di antaranya, riwayat yang menyebutkan bahwa Azh-Zhohir Bibars tatkala hendak memerangi tartar di Syam, dia mengambil fatwa dari ulama tentang bolehnya mengambil harta rakyat (pajak) sebagai penyokong untuk memerangi mereka. Maka fuqoha’ Syam menulis surat kepadanya tentang hal itu, lalu mereka membolehkannya. Dia bertanya, “Apakah masih ada orang lagi?” Dikatakan
Asy-Syaikh ‘Abdurrahmaan As-Sa’di dikenal sebagai sosok Ulama yang berakhlaq mulia. Beliau kadang-kadang bercanda untuk menjadikan manusia senang dan tersenyum. Suatu saat, beliau bertemu dengan Shalih Al-Muthlaq, salah seorang petugas pemerintah untuk menjaga kebun yang berisi tanaman yang tumbuh ketika musim semi. Ketika itu As-Sa’di masih kecil. Beliau pergi bersama teman-temannya
Safinah Abu Abdirrahman radhiyallahu ‘anhu salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bercerita: “Saya pernah berlayar menaiki perahu, tiba-tiba perahu itu terbelah, maka saya segera menaiki potongan kayu sehingga saya terdampar di sarang singa. Pada saat itu, seekor singa menginginkan saya lalu saya katakan kepadanya, ‘Wahai Abul Harits
1. Beliau bangun pagi kurang lebih 1 jam sebelum shubuh. Kemudian shalat tahajjud 11 raka’at dengan khusyu’ dan rendah diri kepada Allah. Sebagaimana pula beliau banyak berdoa, di antaranya mendoakan umat Islam dan kebaikan para penguasa mereka, berzikir, membaca al-Qur’an, dan beristighfar. 2. Setelah azan subuh (terkadang sebelumnya), beliau pergi
Al Hafizh Ibnu Asakir dalam kitab At-Tarikh (LVII/219) berkata, “Abul Mughits Munqidz bin Mursyid Al-Kannani bercerita kepadaku, ‘Aku berada di samping ayahku yang sedang menasakh sebuah mushaf. Sementara kami sedang membicarakan tentang kedatangan pasukan Romawi. Tiba-tiba mushaf itu lenyap. Lalu, ayahku berdoa, ‘Ya Allah, dengan kebenaran orang yang Engkau turuni
lbnu Al-Jauzi dalam kitab Al-Muntazham Wafiyyat (536) (XVIII/21) berkata, “Abul Qasim As-Samarqandi bercerita kepada kami, ‘Aku bermimpi melihat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam seolah-olah sedang sakit. Beliau menjulurkan kakinya. Aku mendekat, lalu mencium lekuk-lekuk kaki beliau. Posisi wajahku sangat dekat dengan sepasang kaki beliau. Ketika pengalaman mimpi itu kuceritakan kepada
Abu Mahfudz Ma’ruf al Karkhi telah mendapat kemulian dari Allah subhanahu wa ta’ala sejak masa kecil. Saudaranya, Isa, bercerita: Aku dan saudaraku, Ma’ruf, berada di sekolah. Saat itu kami masih beragama Nasrani. Guru kami mengajarkan murid-murid untuk menyebut Tuhan Bapak dan Tuhan Anak, namun saudaraku, Ma’ruf malah berteriak,“Ahad, Ahad (Esa,
Waqidi bercerita, ”Mu’awiyyah mengirim ’Uqbah bin Nafi’ bersama 10.000 pasukan, menaklukan Afrika dan mengalahkan musuhnya. Lokasinya saat itu masih hutan, tidak disukai lantaran banyak binatang buas dan ular. Ia pun berdoa, sehingga tidak ada lagi binatang buas dan ular yang tersisa di sana. Bahkan, binatang-binatang buas itu pergi sambil menggendong
As-Sakhawi dalam kitab Al- Jawahir wa Ad-Durar, “Biografi Syaikh Islam Ibnu Hajar” (I/1001), juga berkata, “Berkali-kali aku pernah mendengar Ibnu Hajar terlibat perdebatan serius dengan salah seorang pengagum Ibnu Arabi tentang diri Ibnu Arabi sehingga mendorongnya mengeluarkan ucapan yang dianggap tidak etis terhadap Ibnu Arabi. Tentu saja pengagum Ibnu Arabi
Di sebutkan dalam kitab “Tahdzibul Kamal” karangan al-Mizzi jilid yang ke 7/481 sebuah kisah ketika penulis sedang menjelaskan biografi ahli ibadah, orang yang zuhud ahli fikih bin Shofwan at-Tajiibi Abu Zur’ah al-Mishri rahimahullah, berikut nukilannya: Berkata Ahmad bin Sahl al-Urduni bahwasanya beliau mendengar dari Khalid bin al-Fizri berkata: “Adalah Haiwah