Abdullah bin Mubarok rahimahullah saat itu bertetangga dengan seorang Yahudi. Dan si tetangga berencana menjual rumahnya, sehingga ada seseorang yang bertanya mengenai harga rumahnya,”Engkau menjual dengan harga berapa?” Si tetangga pun menjawab,”Dua ribu.” Si penanya menyampaikan,”Harga rumahmu ini mestinya seribu.” Si Yahudi menjawab,”Engkau benar, akan tetapi seribu untuk harga rumah
Imam Syamsyuddin Abdurrahman al Maqdisi suatu saat menggali tanah di gunung As Shalihiyah karena suatu hal. Di tengah aktifitas itu, ulama madzhab Hanbali ini menemukan peti penuh dengan dinar. Imam Al Maqdisi sontak mengucap,”Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…”. Beliau menilai bahwa hal itu merupakan musibah dan membiarkan kotak itu
Suatu hari Al Madani berdiri di shaf di belakang imam dalam satu shalat jama’ah. Di tengah shalat, imam ingat sesuatu kemudian menghentikan shalatnya dan al Madani pun maju mengimami manusia. Al Madani berdiri lama sekali. Ketika makmum telah kelelahan karena saking lamanya mereka berdiri, mereka membaca tasbih, namun al Madani
Abdul Wahid bin Zaid mengatakan,”Saat aku keluar menuju arah Al Harbiyah, ada seorang lelaki hitam yang terjangkit lepra hingga beberapa anggota tubuhnya tidak utuh lagi dan matanya pun buta. Ia duduk sedangkan anak-anak kecil melemparinya hingga wajahnya berdarah. Saat itu aku lihat bibirnya bergerak, hingga aku mendekat agar mengetahui apa
Alangkah indahnya kisah Sirri As-Saqthi (salah seorang ahli ibadah yang zuhud, lihat tarikh baghdadi 9/188 dan Hilyatul Auliya’ 10/117-127), di mana beliau selalu istighfar (memohon ampun) kepada Allah selama tiga puluh tahun lamanya karena ucapannya “Alhamdulillah” saat ada kebakaran di kota baghdad yang melenyapkan rumah-rumah dan toko-toko di sana, namun
Seorang panglima perang, Muhallab bin Abi Shufrah, berjalan dengan sombong di depan seorang ulama tabi’in, Malik bin Dinar (wafat tahun 130 H). Maka Malik bin Dinar bertanya, “Tidakkah engkau mengetahui itu adalah cara berjalan yang dibenci oleh Allah kecuali saat berjalan di antara dua pasukan yang akan bertempur?” Muhallab marah
Ibnu Al Jauzi rahimahullah memberi nasihat agar manusia menyadari kemuliaan waktunya dan harga waktunya, maka ia hendaklah tidak mensia-siakannya walau sebentar kecuali untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hingga ia memprioritaskan yang paling utama dari perkataan dan perbuatan. Ibnu Al Jauzi juga menyebutkan bahwa sebagian para pendahulu juga tidak mensia-siakan waktu
Adalah Abdullah bin Nu’aim Al Bajali, seorang tabi’in yang biasa berpuasa dan beribadah. Suatu saat beliau mendatangi Al Hajjaj sang penguasa dzalim untuk menasihatinya. Namun Al Hajjaj tidak menerima nasihat itu dan ia malah memutuskan untuk membunuh Abdullah dengan cara dikurung di rumah gelap dan mengunci pintunya selama 15 hari.
Imam Ibnu Hamid al Warraq melakukan perjalanan haji tahun 402 hijriah dan beliau kehabisan perbekalan di tengah perjalanan. Tidak ada makanan dan minuman yang tersisa, hingga beliau tak mampu melakukan perjalanan, dan terjatuh karena kelaparan dan kehausan. Tanpa diduga, seorang laki-laki mendatangi beliau dengan membawa sedikit air, dan beliau saat
Imam Ibnul Mubarok rahimahullah berkata: ”Aku telah meminjam sebuah pena di Syam (kini Syiria & sekitarnya) namun aku lupa untuk mengambalikannya. Setelah aku sampai di Marwa (sebuah kota di Turkmenistan) aku dapati bahwa pena itu masih bersamaku. Maka aku pun kembali ke Syam untuk mengembalikan pena itu.” (Tahdzib At Tahdzib,
Malik bin Dinar* rahimahullah suatu saat melihat bahwa ada seorang wanita yang memasuki rumah beliau dan mencuri mushaf serta pakaian. Mengetahui hal itu, beliau memutuskan untuk mengikuti si wanita. Setelah menemui wanita tersebut Malik bin Dinar menyampaikan,”Ambilah baju itu, namun mushafnya kembalikan dan engkau tidak perlu takut.” (Tanbih Al Mughtarrin,
Imam Al Ghazali menyatakan di dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin, 1/69, ”Barang siapa diam karena tidak tahu dan itu dilakukan karena Allah maka pahalanya tidak lebih sedikit dibanding siapa yang berbicara, karena pengakuan atas ketidaktahuan lebih berat bagi hati.” (hidayatullah.com) Artikel: www.kisahislam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =