Al Imam Al Bukhari Rahimahullah dalam kitab Al-ljarah (IV/449) berkata, “Kami mendapatkan cerita dari Abul Yaman, dari Syu’aib, dari Az-Zuhri, dari Salim bin Abdullah bahwa sesungguhnya Abdullah bin Umar Radhiyallahu Anhuma berkata, ‘Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Tiga orang dari umat sebelum kamu berjalan dan mereka
Musim paceklik yang sangat dahsyat pernah terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khaththab. Melihat keadaan seperti itu Umar bin Khaththab keluar bersama kaumnya dan melaksanakan shalat dua rakaat (shalat Istisqa’). Kemudian dia menyilang dua ujung selendangnya, dia memindah yang kanan ke kiri, dan yang kiri ke kanan, lalu dia membentangkan
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki kaum Bani Israil yang hendak meminjam uang sebanyak 1.000 dinar kepada sebagian Bani Israil yang lain. Orang yang akan dipinjami uang berkata, “Datangkan kepadaku beberapa saksi untuk menjadi saksi.” “Cukup hanya Allah
Hidayah Allah datangnya tidak bisa diraba-raba. Apabila Allah menghendaki maka ia akan mendatangi hamba yang berbahagia itu. Demikianlah kisah seorang pendeta asal Italia. Seorang pendeta terkenal di Italia mengumumkan masuk Islam setelah menyaksikan jenazah raja Arab Saudi, Fahd bin Abdul Aziz, untuk kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat. Hal itu terjadi
Ketika tokoh Muslim Moro, Nur Misuari menyatakan wilayah Mindanao harus memisahkan diri dari Filipinadan menjadi negara Islam, Estanislao Soria menjadi orang yang paling menentang keinginan Misuari. Sebagai seorang tokoh agama Katolik yang lahir di Mindanao, ia menolak keras jika tanah kelahirannya diambil alih oleh orang-orang Muslim. “Saya sangat tidak setuju
Di sana, di pinggir laut, ada seorang wanita duduk di atas gelarannya dan di dekatnya ada secangkir teh. Ia memandang bola matahari sedang tenggelam dalam ufuk agar berlalu satu hari dari kehidupannya yang mencapai usia 70-an tahun. Kemudian ia memandang lautan yang airnya disinari cahaya ufuk laksana emas, dan keindahannya
Diriwayatkan dari Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Salah seorang ahli ibadah pada masa Bani Israil selalu beribadah kepada Allah di rumah ibadahnya selama 60 tahun. Suatu ketika, hujan turun membasahi bumi sehingga menjadi hijau subur. Kemudian, ahli ibadah itu keluar dari rumah ibadahnya sambil berbisik, ‘Sekiranya
Diceritakan bahwa ada dua orang laki-laki bersaudara, yang satu adalah seorang yang ahli ibadah, sedangkan yang satunya lagi selalu menyia-nyiakan dirinya (berbuat maksiat). Suatu ketika tersirat dalam pikiran ahli ibadah itu untuk memanjakan dirinya dan menuruti syahwatnya, karena selama ini ia menghabiskan hidupnya hanya dengan beribadah saja. Setelah itu ia
Diceritakan bahwa ada seorang laki-laki muslim yang disandera. Dia menjadi pelayan dua orang pendeta, dan dia adalah seorang hafizh (hafal AI-Quran). Apabila ia sedang membaca Al-Quran, dua orang pendeta itu bergetar hatinya dan menangis, sehingga akhirnya keduanya masuk Islam. Namun orang muslim tali justru rnasuk agama Nashrani. Dikatakan kepadanya, “Kembalilah
Al-Qadhi Abu Thayib rahimahullah mengatakan: Pada suatu hari kami duduk bermajlis di masjid jami’ al-Manshur, tiba-tiba datang seorang pemuda dari Khurasan dan bertanya tentang al-Musharraah (jual beli ternak yang tidak diperas susunya beberapa hari sampai penuh, sehingga pembeli menduga bahwa ternak tersebut memiliki air susu yang melimpah), dan pemuda tersebut
Dikisahkan ada seorang bapak dan anaknya sedang melakukan perjalanan . Mereka mengendarai sebuah tunggangan berupa keledai. Maka mereka berdua memulai perjalanannya dengan menaiki keledai itu berdua bersama-sama. Pada awalnya mereka berdua merasa nyaman atas perjalanan mereka, dan mereka menikmati perjalanan tanpa ada gangguan. Sampai mereka melewati suatu kaum, dan mereka
Hakim Andalusia, Muhammad bin Basyir, menerima tuntutan paman Al-Hakam, penguasa Andalusia, terhadap salah seorang rakyat jelata. Pihak penggugat beranggapan bahwa derajat yang tinggi dan kedekatannya dengan penguasa tidak mungkin kalah di depan sang hakim. Tetapi, nyatanya hakim malah berkata padanya, “Berdirilah di hadapan lawanmu dan jangan berbicara kecuali aku yang