Imam Syamsyuddin Abdurrahman al Maqdisi suatu saat menggali tanah di gunung As Shalihiyah karena suatu hal. Di tengah aktifitas itu, ulama madzhab Hanbali ini menemukan peti penuh dengan dinar. Imam Al Maqdisi sontak mengucap,”Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…”. Beliau menilai bahwa hal itu merupakan musibah dan membiarkan kotak itu
Alangkah indahnya kisah Sirri As-Saqthi (salah seorang ahli ibadah yang zuhud, lihat tarikh baghdadi 9/188 dan Hilyatul Auliya’ 10/117-127), di mana beliau selalu istighfar (memohon ampun) kepada Allah selama tiga puluh tahun lamanya karena ucapannya “Alhamdulillah” saat ada kebakaran di kota baghdad yang melenyapkan rumah-rumah dan toko-toko di sana, namun
Adalah Abdullah bin Nu’aim Al Bajali, seorang tabi’in yang biasa berpuasa dan beribadah. Suatu saat beliau mendatangi Al Hajjaj sang penguasa dzalim untuk menasihatinya. Namun Al Hajjaj tidak menerima nasihat itu dan ia malah memutuskan untuk membunuh Abdullah dengan cara dikurung di rumah gelap dan mengunci pintunya selama 15 hari.
Imam Ibnu Hamid al Warraq melakukan perjalanan haji tahun 402 hijriah dan beliau kehabisan perbekalan di tengah perjalanan. Tidak ada makanan dan minuman yang tersisa, hingga beliau tak mampu melakukan perjalanan, dan terjatuh karena kelaparan dan kehausan. Tanpa diduga, seorang laki-laki mendatangi beliau dengan membawa sedikit air, dan beliau saat
Imam Ibnul Mubarok rahimahullah berkata: ”Aku telah meminjam sebuah pena di Syam (kini Syiria & sekitarnya) namun aku lupa untuk mengambalikannya. Setelah aku sampai di Marwa (sebuah kota di Turkmenistan) aku dapati bahwa pena itu masih bersamaku. Maka aku pun kembali ke Syam untuk mengembalikan pena itu.” (Tahdzib At Tahdzib,
Malik bin Dinar* rahimahullah suatu saat melihat bahwa ada seorang wanita yang memasuki rumah beliau dan mencuri mushaf serta pakaian. Mengetahui hal itu, beliau memutuskan untuk mengikuti si wanita. Setelah menemui wanita tersebut Malik bin Dinar menyampaikan,”Ambilah baju itu, namun mushafnya kembalikan dan engkau tidak perlu takut.” (Tanbih Al Mughtarrin,
Al-Imam Ibnu Jarir rahimauhullah meriwayatkan bahwasanya ‘Ali Al-Asadi telah membuat kerusakan, membuat para penempuh jalan ketakutan dan telah menumpahkan darah dan merampok. Maka iapun menjadi buronan para penguasa dan juga rakyat, akan tetapi ia tidak mau menyerahkan diri, dan mereka tidak mampu pula untuk menangkapnya. Hingga akhirnya iapun datang dalam
Ada yang bertanya kepada Abu Bakar al-Miski, “Kami selalu mencium wangi misik darimu. Mengapa begitu?” Ia menjawab, “Demi Allah, selama bertahun-tahun aku tidak pernah memakai wewangian misik. Semua itu karena seorang perempuan menipuku. Ia membawaku masuk ke rumahnya, kemudian menutup seluruh pintu yang ada. Setelah itu, ia merayuku. Aku bingung
Syeikh Ibnu Baz pernah menceritakan suatu hal yang menarik yang terjadi ketika beliau muda dan di awal-awal menuntut ilmu agama. Beliau sendiri menuturkan hal ini, “Ada sebuah kejadian yang pernah ku alami sendiri. Sampai hari ini (ketika syaikh masih hidup) aku masih terkesan dengan kejadian tersebut. Kejadian ini terjadi ketika
Ibnu ‘Addi menceritakan bahwa dia melihat majelis al-Firyabi yang diperkirakan terdapat lima belas ribu tinta di sana. Orang-orang yang ikut mengaji di majelis ini harus menginap di tempat yang akan didudukinya untuk mengaji keesokan harinya. [Ibnu ‘Addi, al-Kamil (I/234] Artikel: www.kisahislam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Abu Bakr Ibnu Khuzaimah bercerita: Aku berada di hadapan al-Amir Ismail bin Ahmad. Dia menceritakan sebuah riwayat hadits dari ayahnya dengan sanad yang keliru, maka aku pun membantahnya. Dan ketika aku telah berlalu dari hadapannya, Abu Dzar al-Qadhi berkata kepadaku, “Kami telah mengetahui sejak dua p uluh tahun yang lalu
Ahmad bin Thulun adalah salah seorang pemimpin Mesir Zaman dahulu dan juga merupakan seorang Ulama yang memiliki kedudukan yang mulia. Nama lengkapnya adalah Abu Al-Hasan bin Ahmad bin Banan. Beliau rahimahullah pernah mendekam di penjara. Penyebab dia dijebloskan ke penjara adalah karena dia dahulu pernah menemui salah seorang pejabat, lalu