Abu Bakr Ibnu Khuzaimah bercerita:
Aku berada di hadapan al-Amir Ismail bin Ahmad. Dia menceritakan sebuah riwayat hadits dari ayahnya dengan sanad yang keliru, maka aku pun membantahnya. Dan ketika aku telah berlalu dari hadapannya, Abu Dzar al-Qadhi berkata kepadaku, “Kami telah mengetahui sejak dua p
uluh tahun yang lalu bahwa sanad hadits ini adalah salah, namun tidak ada satu pun dari kami yang mampu memberikan koreksi kepadanya.”
Beliau menjawab, “Tidak halal bagiku untuk mendengarkan sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang padanya terdapat kesalahan atau penyimpangan, lalu aku tidak membantahnya.”
[al Jami’ li Akhlaq ar-Rawi wa Aadab as Sami’ (II/171); Thabaqat asy-Syafi’iyyah al-Kubra (III/111)]
Sumber: Buku “Menggali Harta Karun Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, DR.Ali bin Abdullah ash-Shayyah
*Sanad adalah rantai perawi/periwayat hadits.






