Pada tahun 19 Hijriyah, tentara Islam telah berhasil menguasai kota Bashrah dan Kufah. Setelah itu, tentara Islam mulai bergerak kembali untuk melanjutkan pembebasan. Sedangkan dua kota tersebut, Bashrah dan Kufah, telah dihuni oleh para penduduk muslim yang datang dari penjuru daerah, baik dari suku Arab maupun bukan, yang telah memeluk
Madain adalah ibukota kerajaan Persia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan berita gembira ketika beliau masih hidup, bahwa kota Madain suatu saat akan dikuasai oleh kaum muslimin. Kaum muslimin pun menanti-nanti hari yang dijanjikan itu. Setelah perang di Qadisiyah, Sa’ad bin Abi Waqqash bersama tentara Islam selama dua bulan
Setelah kabar kekalahan kaum muslimin pada perang jembatan sampai ke Madinah, Umar bin Al Khaththab radhiyallahu ‘anhu menyemangati tentara Islam untuk berjuang di Irak dan Persia. Umar sendiri membentuk pasukan di luar kota Madinah, sehingga banyak sekali kaum muslimin yang ikut bergabung untuk berjihad. Umar berkeinginan memimpin sendiri pasukan perang
Setelah pasukan Persia berhasil dikalahkan oleh Abu Ubaidah dan Al Mutsanna bin Haritsah dalam sejumlah peperangan, pasukan Persia kemudian mempersiapkan pasukan besar dan memilih jendralnya yang terbaik sebagai komandan pasukan. Persia mengarahkan pasukan besar itu untuk menghadapi Islam di daerah Qiss an Natiq[1]. Bertemulah pasukan Persia dengan tentara Islam di
Pembebasan Persia Pada akhir masa kekhalifahan Abu Bakar As Siddiq radhiyallahu ‘anhu, tampuk pimpinan tentara Islam setelah keberangkatan Khalid bin Walid ke Syam diberikan kepada Al Mutsanna bin Haritsah radhiyallahu ‘anhu.[1] Pada kesempatan itu, Persia berusaha mengusir pasukan Islam dari kota-kota di negeri Iraq yang telah berhasil ditaklukkan. Persia berusaha
Sudah sejak dahulu kala, negeri Persia adalah sebuah kerajaan yang kuat dan telah melewati fase peradaban yang berbeda-beda. Di antara masa-masa tersebut terdapat masa yang menarik perhatian kita, yaitu masa-masa akhir kerajaan tersebut dimana terdapat persinggungan dengan Islam melalu penaklukan dan jihad. Agama yang dipeluk hampir seluruh masyarakat Persia dan