Dari ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Karena orang-orang Quraisy selalu menghalang-halangi dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyebarkan Islam, maka beliau berdoa: “Ya Allah, hentikan kejahatan mereka terhadapku dengan tujuh masa paceklik sebagaimana paceklik di zaman Yusuf.” Maka, orang-orang Quraisy ditimpa paceklik hebat yang memusnahkan semua tumbuhan, sampai-sampai mereka
Aku bangun pagi seperti kebiasaanku, meski hari ini adalah hari liburku. Putri kecilku, Rima pun demikian. la juga terbiasa bangun lebih cepat. Aku saat itu sedang duduk di depan mejaku sibuk dengan buku-buku dan lembar-lembar kertasku. “Mama, apa yang engkau tulis?” tanya Rima. “Aku menuliskan sepucuk Surat kepada Allah,” jawabku.
Simak kisah berikut, dan ambillah pelajaran dari nya. Salah seorang pekerja pemantau lalu lintas bercerita : “Tiba – tiba kami mendengar suara tabrakan yang kuat, ternyata sebuah mobil yang menabrak mobil yang lain nya. Ini merupakan sebuah kecelakaan yang sulit untuk digambarkan, karena ada dua orang dalam keadaan sangat parah.
Allah Subhanahu wa ta’ala berjanji didalam al-Quran, bahwa Dia akan menjaga al-Quran. firman-Nya: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kami benar – benar memeliharanya.” [al-Quran surat Al-Hijr ayat 9] Imam al-Qurthubi rahimahullah menyebutkan kisah menarik yang berhubungan dengan pemeliharaan al-Quran didalam kitab Tafsir nya (10/5,6) Berikut kisah nya :
Kisah ini sungguh mengharukan. Aku berharap ia dapat memberikan pelajaran dan hikmah bagi semuanya. Ini adalah kisah seorang putri yang duduk di sekolah dasar bersama kepala sekolahnya. Sebuah kisah nyata yang terjadi di zaman ini. Anak ini selalu berangkat ke sekolah setiap hari dengan disiplin tanpa pernah mengenal lelah. Sebenarnya
“Tidak ada wasiat seseorang di mana dia mewasiatkannya setelah dia wafat yang dilaksanakan selain wasiat Tsabit bin Qais” Tsabit bin Qais al-Anshari, seorang pemuka Khazraj yang terpandang, salah seorang pembesar Yatsrib yang diperhitungkan keberadaannya oleh siapa saja. Di samping itu dia berhati cerdik, responsif, lihai dalam bertutur kata dan bersuara
Beberapa orang telah menceritakan kisah ini kepada saya, antara lain Syaikh Abdullah bin Muhammad Al-Fauzan Rahimahullah, yaitu kisah sekelompok anak muda bertubuh kekar dan berotot, tetapi karena kemewahan yang dinikmatinya dan masa muda yang dialaminya, mereka justru menjadi anak-anak yang durhaka. Mereka adalah anak-anak dari keluarga berada. Tiga orang dari
Ada salah seorang kakek bercerita kepadaku: Pada tahun 1374 H, telah terjadi suatu bencana besar, yakni ladang-ladang yang terletak di wilayah barat laut Buraidah diserang hama belalang. Kemudian beliau menuturkan ceritanya: Setelah mengetahui bencana tersebut akan menyerang ladang kami, seluruh warga desa kami berkumpul untuk mengadakan musyawarah, sementara wajah kami
Syadad bin al-Had mengatakan, seorang laki-laki Badui datang kepada Nabi shalallahi ‘alayhi wa sallam, lalu ia beriman kepadanya dan mengikutinya, lalu mengatakan, “Aku behijrah bersamamu.” Beliau pun berpesan kepada para shahabat mengenainya. Pada perang Khaibar, Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam mendapatkan harta rampasan perang, maka beliau membagi-bagikannya dan membagikan kepada
Ada seorang temanku dari Riyadh yang bercerita: Kami mempunyai tetangga, yaitu sebuah keluarga pendatang. Orang tua mereka sudah tua. Keduanya biasa pergi ke Mekah dan tinggal di sana satu bulan atau lebih, sesudah itu pulang menemui anak-anak mereka lalu tinggal dalam waktu yang lama, kemudian kembali lagi ke Mekah, dan
Abu Dawud meriwayatkan dengan sanad shahih, hadits dari Abu Darda’ Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka akan Allah akan mempermudah jalannya rnenuju ke surga. Sesungguhnya Malaikat menghamparkan sayap-sayapnya bagi para penuntut ilmu (karena ridha dengan apa yang mereka perbuat
Pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang