Seorang pujangga menceritakan: “‘Suatu malam, aku keluar untuk suatu keperluan. Tiba-tiba terlihat seorang lelaki buta memikul gentong air di punggungnya, sementara tangannya memegang sebuah lentera. la terus berjalan hingga tiba di sebuah sungai dan mengisi penuh gentong kecilnya dengan air, lalu berbalik pulang. “Aih, karena kamu buta, bagimu siang dan
Atho’ bin Abi Robah datang kepada Hisyam bin ‘Abdul Malik. Hisyam menyambutnya dan berkata, “Apa hajatmu wahai Abu Muhammad?” Saat itu Hisyam bersama para tokoh yang sedang berbincang, maka mereka diam. Atho’ mengingatkan Hisyam terkait dengan santunan negara untuk penduduk Al-Haromain. Hisyam berkata, “Baik. Petugas, tulis santunan untuk or ang-orang
7. Sa’id bin al Musayyab Rahimahullah Menikahkan Puterinya Dari Abu Bakar bin Abi Dawud, dia mengatakan, “Puteri Said bin Al-Musayyib telah dipinang oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan untuk dinikahkan dengan puteranya yang bernama Al-Walid. Tapi Sa’id menolaknya. Dia terus membuat dalih alasan kepada Abdul Malik hingga Abdul Malik mencambuknya
Tersebutlah seorang syaikh yang menulis sebuah kitab yang menjelaskan tentang urgensi tauhid. Dia menjelaskannya kepada para muridnya, dan terus mengulang-ulang pembahasannya. Suatu hari murid-muridnya berkata,”Wahai syaikh, kami harap Anda mau mengganti pelajaran yang Anda sampaikan kepada kami dengan materi-materi yang lain, seperti kisah, siroh, dan sejarah.” Syaikh itu menanggapi,”Insya Allah
Hidup terlelap di antara dekapan malam yang bisu mencekam. Dunia larut dalam kesunyian yang jauh dari glamour dan keindahan. Kegelapan pun menyelimuti rumah-rumah yang saling berdempetan. Terlelaplah semua apa yang ada di dunia dan cakrawala luas ini. Kecuali, cahaya rembulan yang memintalkan benang-benangnya yang bisa menyinari alam persada, dan angin
(oleh Syekh Mamduh Farhan al-Buhairi)Seorang dokter ahli bedah bergegas menuju rumah sakit begitu dihubungi pihak rumah sakit karena seorang pasien dalam kondisi kritis harus segera dioperasi. Begitu sampai dia mempersiapkan diri,mandi dan bersalin pakaian. Sejenak sebelum masuk keruangan operasi ia bertemu dengan ayah pasien yang raut wajahnya memendam cemas bercampur
Abu Bakr Ibnu Khuzaimah bercerita: Aku berada di hadapan al-Amir Ismail bin Ahmad. Dia menceritakan sebuah riwayat hadits dari ayahnya dengan sanad yang keliru, maka aku pun membantahnya. Dan ketika aku telah berlalu dari hadapannya, Abu Dzar al-Qadhi berkata kepadaku, “Kami telah mengetahui sejak dua p uluh tahun yang lalu
Disebutkan di dalam kitab Shahihut Targhib wat Tarhib 964 M, dari Imam Baihaqi rahimahullah, bahwa ia berkata, “Ada kisah Syaikh Hakim Abi ‘Abdillah rahimahullah, bahwa ia memiliki bisul di wajah dan telah diobati dengan berbagai macam obat, tapi tak kunjung sembuh juga. Sudah hampir satu tahun lamanya bisul tersebut menghinggapi
Seorang anak kecil bermain bersama saudaranya, tangannya membawa pisau. Tiba-tiba saja, ia memukulkan pisau tersebut ke mata saudarinya. Dengan cepat saudarinya tersebut dilarikan ke rumah sakit. Kemudian ia dipindahkan ke Riyadh. Setelah diperiksa dan dirongent, tim dokter memutuskan bahwa harapan kornea matanya bisa kembali normal amat tipis, sehingga sangat mustahil
Syaikh Muhammad al ‘Arifi berkata : Seorang da’i pernah menceritakan kepadaku bahwa pintu rumahnya diketuk orang pada akhir malam. Berkata Syaikh itu : Aku pun keluar dan aku dikagetkan dengan seorang pemuda yang nampak padanya bekas-bekas maksiat… Aku bertanya padanya : “Apa yang engkau inginkan?” Ia berkata : “Bersamaku di
Syaikh Muhammad Al ‘Arifi bercerita : Seorang pemuda pelajar di perguruan tinggi pernah menahanku. Ia berkata : “aku mempunyai pertanyaan!” Aku menjawab : “Apa pertanyaanmu?” Ia berkata : “Jika aku ingin menunaikan shalat sunnah seperti Witir atau Dhuha; apakah aku wajib berwudhu? Ataukah aku shalat tanpa bersuci?!” Aku heran dengan
Betapa banyak Da’i yang kedua bibirnya tidak perlu berucap sepatah kata pun akan tetapi dengan kondisi dan keistiqamahannya dapat membuat orang mendapatkan hidayah. Berikut sikap di mana seorang kafir mendapatkan hidayah dan masuk Islam hanya gara-gara akhlak seorang Da’i yang buta. Adalah seorang laki-laki Jerman yang kemudian mengumumkan keislamannya menceritakan,