Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang
Malik bin Dinar* rahimahullah suatu saat melihat bahwa ada seorang wanita yang memasuki rumah beliau dan mencuri mushaf serta pakaian. Mengetahui hal itu, beliau memutuskan untuk mengikuti si wanita. Setelah menemui wanita tersebut Malik bin Dinar menyampaikan,”Ambilah baju itu, namun mushafnya kembalikan dan engkau tidak perlu takut.” (Tanbih Al Mughtarrin,
Seorang teman dari Jeddah bercerita, ketika saya baru menikah datanglah sahabat saya ke rumah. Saya minta kepada istri untuk membuat kopi Arab dan menyiapkan korma dan makanan ringan lainnya. Istri mengetuk dari balik tabir sebagai pertanda termos kopi sudah siap untuk dihidangkan. Ketika kami mulai meminum kopi, rasanya aneh sekali
Sebagai pemandi mayat selama 13 tahun di Saudi Arabia ia belum pernah melihat pemandangan seperti ini. Ketika ia membuka selimut yang menutupi mayat tersebut ia seketika pingsan. Beberapa wanita datang berusaha menyadarkannya, setelah ia sadar Fulanah segera menemui ibu si mayat tersebut dan bertanya, wahai ukhti seumur hidupku aku belum
Al-Imam Ibnu Jarir rahimauhullah meriwayatkan bahwasanya ‘Ali Al-Asadi telah membuat kerusakan, membuat para penempuh jalan ketakutan dan telah menumpahkan darah dan merampok. Maka iapun menjadi buronan para penguasa dan juga rakyat, akan tetapi ia tidak mau menyerahkan diri, dan mereka tidak mampu pula untuk menangkapnya. Hingga akhirnya iapun datang dalam
Ada yang bertanya kepada Abu Bakar al-Miski, “Kami selalu mencium wangi misik darimu. Mengapa begitu?” Ia menjawab, “Demi Allah, selama bertahun-tahun aku tidak pernah memakai wewangian misik. Semua itu karena seorang perempuan menipuku. Ia membawaku masuk ke rumahnya, kemudian menutup seluruh pintu yang ada. Setelah itu, ia merayuku. Aku bingung
Pada perang Badar al-Kubra, orang yang pertama kali mengobarkan peperangan adalah Al-Aswad bin Abdul Asad Al-Makhzumi, seorang laki – laki yang bengis dan sangat buruk akhlak nya. Dia dengan sombong nya keluar dari barisan kaum Musyrikin seraya berkata : “Aku bersumpah kepada Allah, aku pasti benar – benar akan mengambil
Seorang lelaki datang mengadu kepada Abu Hanifah, ‘Aku orang yang cukup kaya, dan memiliki seorang putra yang amat aku sayangi. Yah, hanya dia satu-satu orang yang kumiliki dan kusayangi di dunia ini. Tapi, setiap kali aku menikahkannya dengan seorang wanita, ia pasti menceraikannya. Setiap kali aku membelikan budak wanita kepadanya,
Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam berkata kepada para sahabatnya pada saat perang Badar Al-Kubra : “Pergilah kalian menuju surga yang luas nya seluas langit dan bumi.” Umair bin Al-Hammam Al-Anshari berkata : “Wahai Rasulullah, apakah surga luasnya seluas langit dan bumi? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab : “Iya” Umair berkata :
Umar bin Ubaidullah bin Ma’mar melewati seorang laki-laki hitam sedang makan di sebuah kebun. Di depannya terdapat seekor anjing. Jika dia makan satu suapan, dia melemparkan satu suapan pula kepada anjing tersebut. Umar bertanya, “Apakah itu anjingmu?” Dia menjawab, “Bukan.” Umar bertanya, “Mengapa kamu memberinya makan seperti apa yang kamu
Ada cerita tentang Abu Hanifah. Ibnul Mubarak menceritakan, ‘Aku pernah melihat Abu Hanifah di salah satu jalan di kota Mekah. Saat itu dihidangkan anak unta bakar kepada beliau dan teman-temannya. Mereka sudah begitu bernafsu menyantap daging bakar itu dengan cuka. Namun sayang, mereka tidak memiliki tempat untuk rnenuangkan cukanya, sehingga
Jarir meriwayatkan, “Suatu hari, Al-A’masy duduk di pojok majelis. Sementara kami duduk di bagian pojok lain. Di dekat tempat itu, ada air hujan menggenang membentuk sebuah danau kecil. Tiba-tiba datanglah seorang lelaki yang mengenakan mantel hitam. Saat melihat Al-A’masy, ia memandang rendah, karena pakaian beliau yang sederhana. “Heh, bangun, cepat