Setelah Harun dan Musa wafat dalam usia tua, keluarlah Yusya’ bin Nuun bersama bani Israil menyeberangi Sungai Yordan dan berakhir di Ariha. Mereka mengepungnya selama 6 bulan, kemudian mengelilinginya dalam satu hari. Mereka mengepungnya dalam beberapa abad dengan menggunakan terompet-terompet. Mereka memekikkan takbir serentak dan bersama-sama laksana takbir satu orang saja. Oleh karena itu, hancurlah pagar-pagar negeri dan jatuh, kemudian mereka memasukinya.
Allah memerintahkan bani Israil agar memasukinya dengan bersujud dan beristighfar, namun mereka melanggar perintah Tuhan dan memasukinya dengan bergerak secara bergeser dengan bertumpu pada pantat mereka dengan mengucapkan, “Gandum pada tangkainya.”
Mereka melakukan penghinaan, sehingga Allah mengirim penyakit kusta kepada mereka.
Sumber: Ringkasan Bidayah wan Nihayah – Ibnu Katsir, Diringkas oleh Syaikh Ahmad Khani, Pustaka as Sunnah.






