Wawasan

Hakim-Hakim Yang Terkenal Dalam Sejarah Islam

  1. Ali bin Abi Thalib . Hakim yang paling utama dari kalangan para sahabat berkat doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dialah orang yang pertama kali memisahkan para saksi saat penyelidikan. Ia tidak membatalkan keputusan hakim sebelumnya.
  2. Ka’ab bin Sur bin Bakar bin Ubaid bin Tsa’labah, seorang tabi’in yang agung, hakim Bashrah yang paling agung pada masa Umar bin Al- Khathab. Ia terbunuh dalam Perang Jamal di antara dua kelompok saat berusaha mendamaikan kedua belah pihak.
  3. Syuraih bin Al-Harits bin Qais An-Nakha’i Al-Kindi Abu Umayyah. Ia menjabat hakim Bashrah selama tujuh tahun dan hakim Kufah selama 53 tahun. Ia seorang Mukhadhram yang sempat hidup zaman Jahiliyah dan zaman Islam. Ia meninggal antara tahun 72-80 H.
  4. Salman bin Rabi’ah Al-Bahili, hakim pertama Umar bin Al-Khathab di Irak. Ia ikut serta dalam perang Qadisiyah. Ia menjadi hakim di sana kemudian menjadi hakim di Madain. Ia mati syahid di Balanjar, negeri Turki.
  5. Ubbadah bin Ash-Shamit bin Qais bin Ashram. Ia menjadi hakim Palestina di bawah kekhalifahan Umar bin Al-Khathab pada tahun 34 H. Ada juga yang menyebut tahun 45 H.
  6. Sulaiman bin Hubaib Al-Muharibi Ad-Dimasyqi, hakim Damaskus. la menjabat hakim kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan, Al-Walid bin Abdul Malik, Sulaiman bin Abdul Aziz, Umar bin Abdul Aziz, Yazid bin Abdil Malik, dan Hisyam bin Abdul Malik.
  7. Luhai’ah bin Isa. la menjadi hakim Mesir dua kali. Terakhir tahun 199- 204 H/814-819 M
  8. Iyas bin Muawiyah bin Qurrah bin Iyas bin Hilal Al-Muzani, dari kalangan tabi’in. Ia menjadi hakim Bashrah pada masa Umar bin Abdul Aziz. Iawafat tahun 121 H/738 M.
  9. Abdullah bin Syibramah, termasuk hakim terkenal di Kufah pada masa Daulah Umawiyyah. Ia wafat tahun 144 H/761 M
  10. Abdullah bin Hujairah Al-Khaulani. Ia memegang jabatah hakim Mesir untuk pertama kalinya tahun 90-93 H. Kemudian memegang jabatan hakim dan urusan Baitul Mai tahun 97-98 M.
  11. Abdul Malik bin Ya’la hakim Bashrah di bawah kekhalifahan Yazid bin Abdul Malik bin Marwan. Ia wafat tahun 104 H. sesuai dengan riwayat Ath-Thabari.
  12. Hisyam bin Hubairah bin Fudhalah Al-Laitsi. Ia memegang jabatan hakim Bashrah dan Kufah dalam beberapa fase. Ia wafat saat Sultan Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi pertama kali memegang jabatannya.
  13. Abdullah bin Buraidah Al-Aslami, seorang tabi’in. Ia menjadi hakim Marwu setelah saudaranya Sulaiman tahun 115 H/733 M.
  14. Yahya bin Ya’mur, seorang tabi’in. Ia menjadi hakim Marwu di bawah kepemimpinan Qutaibah bin Muslim dan menjadi hakim di sebagian besar kota-kota Khurasan.
  15. Abdullah bin Amir bin Yazid bin Rabi’ah Al-Yahshabi Ad-Dimasyqi. Ia menjabat sebagai hakim Damaskus setelah Bilal bin Abu Ad-Darda’. Ia wafat tahun 118 H/736 M.
  16. Sulaiman bin Itr bin Salamah. Ia menjabat sebagai hakim tahun empat puluh Hijriyah dan terus memegang jabatan itu hingga dua puluh tahun. Ia wafat di Mash, Dimyath tahun 75 H/694 M. • Abbas bin Sa’id Al-Muradi, hakim Mash tahun 60 H/679 M. Ia meninggal tahun 68 H/687 M.
  17. Zur’ah bin Tsaub Al-Mafra’i, salah satu hakim Damaskus pada masa Al-Walid bin Abdul Malik. Ia wafat tahun 121 H/738 M.
  18. Al-Harts bin Muhammad Al-Asy’ari, hakim Damaskus dan Homsh pada masa Al-Walid bin Yazid bin Abdul Malik. Ia wafat tahun 143 H/760 M.
  19. Abu Ghudris Al-Khaulani, namanya Aidz bin Abdillah, tukang cerita Syam dan hakim di negeri itu pada masa Khilafah Abdul Malik bin Marwan. Ia wafat tahun 80 H/699 M.
  20. Maimun bin Mihran, salah satu hakim Al-Jazirah Al-Furatiyah pada masa Umar bin Abdul Aziz. Ia wafat tahun 117 H/375 M.
  21. Sa’ad bin Ibrahim bin Abdirrahman bin Auf Az-Zuhri, salah satu hakim kota Madinah. Ia meninggal tahun 127 H/744 M.
  22. Umar bin Khadah Az-Zarqi hakim Madinah pada masa Khilafah Abdul Malik bin Marwan.
  23. Ibnu Abi Laila Muhammad bin Abdirrahman. Ia menjabat sebagai hakim Kufah selama 33 tahun di bawah kekuasaan Bani Umayyah, kemudian Bani Abbasiyah. Ia wafat tahun 148 H/765 M.
  24. Asy-Sya’bi Abu Amir bin Syarahil Al-Himyari hakim Umar bin Abdil Aziz atas Kufah. Ia wafat tahun 103 H./721 M
  25. Sawar bin Abdillah bin Qudamah. Ia menjadi hakim khalifah Abu Ja’far Al-Manshur tahun 138 H dan menjadi imam shalat kota Bashrah dua kali. Ia wafat tahun 156 H/772 M.
  26. Syuraik bin Abdillah bin Abu Syuraik. Ia menjabat sebagai hakim Kufah tahun 153 H/770 M dan wafat tahun 177 H/793 M.
  27. Ashim bin Sulaiman Al-Ahwal hakim Al-Madain pada masa Abu Ja’far Al-Manshur. Ia wafat tahun 141 H/763 M atau 143 H.
  28. Abdullah bin Luhai’ah Al-Hadhrami. Ia menjabat sebagai hakim Mesir tahun 155 H/771 M hingga tahun 164 H/780 M. Ia wafat tahun 174 H/790 M.
  29. Abu Yusuf, hakim agung dalam sejarah Islam. Ia diserahi jabatan agung ini pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid. Ia murid Imam Abu Hanifah dan penyusun Kitab Al-Kharaj.
  30. Yahya bin Aktsam. Ia menjabat sebagai hakim agung Khalifah Al- Makmun dari Bani Abbasiyah.
  31. Ahmad bin Abu Duad hakim agung pada zaman beberapa khalifah Abbasiyah. Ia mendapatkan posisi yang agung di mata Khalifah Al- Mu’tashim. Dialah yang mendorong para khalifah untuk mendukung paham Al-Qur’an makhluk

Sumber: Sejarah & Peradaban Islam, Dr. Salamah Muhammad Al-Harafi Al-Ballawi

Share:

Leave a reply

Hosted by Bestariwebhost - Web Hosting murah Vps Murah Indonesia