Musim paceklik yang sangat dahsyat pernah terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khaththab. Melihat keadaan seperti itu Umar bin Khaththab keluar bersama kaumnya dan melaksanakan shalat dua rakaat (shalat Istisqa’). Kemudian dia menyilang dua ujung selendangnya. Dia memindah yang kanan ke kiri, dan yang kiri ke kanan. Lalu dia membentangkan
Ustadz Maududi Abdulloh Lc, bercerita, Ada seorang penjual di Madinah bertanya kepada Syaikh Shalih As-Suhaimi -hafizhahullah-, penjual tersebut mengatakan bahwa ada seorang pemuda dan mau membeli minuman di toko tersebut, kemudian pemuda tersebut melihat ada minuman bernama PEPSI, kemudian dia mengatakan ke penjual tadi “Ini harus dihancurkan, ini produk orang
Dari Shuhaib ar-Rumi radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada seorang raja pada zaman sebelum kalian. Ia memiliki seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir itu telah tua, ia berkata kepada sang raja, ‘Sesungguhnya usiaku telah tua dan ajalku telah dekat, maka utuslah kepadaku seorang anak muda agar
Istirja’ = mengucapkan إِنَّا للهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepadanya). Dalam hidup ini, orang Muslim kadang dihadapkan pada ujian, bencana, dan cobaan. Maka apabila dia diuji, hendaknya ia bersabar dan mengharapkan pahala di sisi Allah atas musibahnya; karena tidak ada sesuatu pun
Suatu saat, Raja Nebukadnezar[1] datang ke Baitul Maqdis dari negeri Syam. Dia membunuh orang-orang Bani Israil dan merebut secara paksa kota Baitul Maqdis serta menawan banyak orang dari mereka. Di antara mereka yang ditawan adalah Nabi Danial Sebelumnya, Raja ini didatangi oleh para ahli nujum (peramal) dan orang-orang cendekia saat
Setelah Nabi Musa ‘alaihissalam wafat, Nabi Yusya’ bin Nun ‘alaihissalam membawa Bani Israil keluar dari padang pasir. Dia berjalan bersama Bani Israil menyeberangi sungai Yordania dan akhirnya sampai di kota Jerica, yang termasuk di antara kota yang paling kokoh pintu gerbangnya, paling tinggi bangunannya, dan paling banyak penduduknya. Nabi Yusya’
Allah Ta’ala menyebutkan kisah Yusuf bin Ya’qub ‘alaihissalam dalam satu surat lengkap yang di dalamnya terdapat banyak faidah dan pelajaran yang jumlahnya lebih dari 1000 buah. Nabi yang mulia ini diuji dengan ujian yang sangat berat, tetapi beliau bersabar. Demikianlah keadaan orang-orang shalih. Akhirnya ujian itu berubah menjadi anugerah. Berikut
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso
Barangsiapa yang sejak awal memperhatikan kesudahan dari berbagai perkara dengan mata hatinya, niscaya dia akan mendapatkan kebaikannya dan selamat dari keburukannya. Sedangkan orang yang tidak memperhatikan kesudahan berbagai perkara, maka perasaan akan mendominasi dirinya. Maka keselamatan yang sebenarnya dia cari, justru akan berbalik menjadi kepedihan; dan kenyamanan yang sebenarnya dia
Suatu keharusan bagi orang yang berakal untuk mengambil bekal kepergiaannya (dari dunia); karena dia tidak tahu kapan keputusan Tuhannya akan datang mengejutkannya? Dia pun tidak tahu kapan dia akan dipanggil? Sungguh, aku lihat banyak orang yang terpedaya oleh masa muda. Mereka lupa telah kehilangan teman sejawat, dan terbuai panjangnya angan-angan.
Terkadang muncul mawas diri (kesadaran) kala seseorang tengah mendengarkan wejangan. Namun kala dia sudah berpisah dari majelis ilmu tersebut, kerasnya hati dan kelalaiannya pun muncul kembali. Aku pun merenungkan penyebab hal itu. Akhirnya aku pun tahu. Dan aku perhatikan orang-orang berbeda-beda dalam masalah ini: Kondisi umumnya orang-orang, bahwa saat mendengar
Beliau adalah Fathimah binti al-Khaththab bin Naufal bin Abdul `Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qarath bin Adi bin Ka’ab. Beliau termasuk wanita yang terhormat, memiliki wajah yang cantik dan tinggi, termasuk keluarga Quraisy yang paling mulia dan paling kuat, lemah lembut dan halus perangainya. Fathimah radhiyallahu ‘anha tumbuh dalam