Ilmuwan Fisika Ukraina Masuk Islam Karena Membuktikan Kebenaran Al-qur’an Bahwa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri
Jarir bin Abdillah adalah salah seorang Sahabat Nabi yang mulya. Suatu hari ia perintahkan kepada maulanya untuk membeli kuda seharga 300 dirham. Maka, maulanya tersebut kemudian mendapatkan penjual dan kudanya yang cocok dengan harga itu, didatangkan kepada Jarir. Sang penjual sudah setuju kudanya dijual dengan harga 300 dirham. Ketika ditunjukkan
Sungguh tragis, orang yang beramal namun tak ikhlas. Segala upaya, daya dan harta yang dikeluarkan menjadi sia-sia. Semuanya justru menjadi petaka ketika akhirat tiba. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan: Aku pernah mendengar Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang pertama kali diberi keputusan pada hari kiamat adalah seseorang
“Said bin Amir, seorang laki-laki yang membeli akhirat dengan dunia dan mementingkan Allah dan Rasul-Nya diatas selain keduanya.” (Ahli Sejarah) Anak muda ini, Said bin Amir, adalah satu dari ribuan orang yang keluar ke daerah Tan’im di luar Makkah atas undangan para pemuka Quraisy untuk menyaksikan pelaksanaan hukum mati atas
Hudzaifah Al-Udwa berkata, “Pada hari meletusnya perang Yarmuk, aku berangkat mencari putra pamanku sembari membawa air. Aku berkata pada diriku sendiri, ‘Jika haus, kuberi ia minum.’ Aku pun menjumpainya. Kukatakan padanya, ‘Apakah engkau mau minum?’ Ia menganggukkan kepala mengiyakan. Tiba-tiba aku mendengar seseorang berseru, ‘Ah … ah…” Putra pamanku memberiku
Pendeta Jant Comdeedomte masuk Islam pada tanggal 6 Sya’ban tahun 1424 H. Hal ini dia lakukan pada salah satu perkemahan dalam acara dakwah yang dilakukan oleh Nadwah Alamiyah untuk pemuda muslim. Ia masuk Islam melalui Syaikh Abdul Majid Kasimbou, semoga Allah memberikan kebaikan kepadanya. Berita tentang masuk Islamnya Pendeta Jant
Nama dan kelahiran beliau Nama aslinya yang paling terkenal adalah Zhalim bin Amr, beliau sering dikenal atau dipanggil dengan Abu Al Aswad Ad Du’ali rahimahullah, ada pula yang mengatakan Ad Dili, Al Allamah, Al Fadhil, Qadhi Bashrah. Beliau rahimahullah dilahirkan pada masa kenabian. Ucapan Para Ulama tentang Beliau Ahmad Al
Hafshah binti Sirin Rahimahullah berkata, “Anakku, Al Hudzayl, sangat berbakti kepadaku. Ia membelah kayu di musim panas untuk dibakar di musim dingin—maksudnya, supaya tidak mengeluarkan asap-. Ia memeras susu unta di pagi hari, kemudian membawakannya kepadaku seraya berkata, ‘Minumlah, wahai Ummu Al Hudzayl. Sesungguhnya susu terbaik adalah susu yang langsung
Kelahiran Beliau Ummu Kultsum binti Ali bin Abu Thalib, bani Hasyimiyah saudara kandung Al Hasan dan Al Husain anak-anak dari Fatimah binti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dia dilahirkan pada tahun 7 Hijriyah. Dia pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, akan tetapi tidak didapati bahwa beliau pernah meriwayatkan sesuatu dari Rasulullah
Abu Abdirrahman AI-Hanafi berkata, “Melihat kalajengking di rumah, Kahmas bin Al-Hawn bermaksud membunuhnya atau mengambilnya. Tetapi, kalajengking itu keburu masuk ke dalam lubangnya. Maka, Kahmas memasukkan tangannya ke dalam lubang agar bisa mengambil dan memukulnya. Tetapi, kemudian ada yang bilang, ‘Apa yang engkau inginkan? Mengapa engkau masukkan tangan ke lubang,
Inilah Abu al-Hasan Ali bin al-Husain bin Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu Anhuma yang disebut Zainal Abidin. Dia seorang pemuka tabiin yang sangat berbakti pada ibunya. Sampai-sampai dikatakan padanya, “Sesungguhnya engkau orang yang paling berbakti pada ibumu. Bukankah engkau pernah kami lihat makan satu tempat bersama ibumu dan engkau bilang,
Lebih dua puluh tahun Sauza Muzhir berdakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namanya terkait dengan para seniman yang bertaubat, karena ia punya peran dakwah di antara mereka. Tentang kisah pertaubatannya ia ceritakan sebagai berikut, “Setamat sekolah dan kuliah di jurusan jurnalistik fakultas sastra, aku hidup bersama nenekku, yang merupakan ibu