Salah seorang guru disuatu sekolah bercerita tentang murid nya Seorang Ulama Besar di Madinah, mempunyai Majelis di Masjid Nabawi. Guru nya ini adalah guru Syaikh tersebut ketika waktu smp atau sma. Suatu ketika Syaikh itu (yakni muridnya) sedang berada di Majelis nya dikelilingi oleh padat para penuntut ilmu yang sedang
Ada seorang lelaki badui yang datang menemui seorang lelaki, yang kebetulan sedang memegang piring kecil berisi buah tin. Saat melihat si badui datang, lelaki itu langsung menyembunyikan buah tin itu di balik bajunya. Si badui mengetahui hal itu, tapi ia langsung duduk di hadapan lelaki tersebut. Si lelaki bertanya: “Engkau
1. Beliau bangun pagi kurang lebih 1 jam sebelum shubuh. Kemudian shalat tahajjud 11 raka’at dengan khusyu’ dan rendah diri kepada Allah. Sebagaimana pula beliau banyak berdoa, di antaranya mendoakan umat Islam dan kebaikan para penguasa mereka, berzikir, membaca al-Qur’an, dan beristighfar. 2. Setelah azan subuh (terkadang sebelumnya), beliau pergi
Saudaraku semuslim.. Malam dan siang hanyalah sebuah perjalanan yang selalu dilalui oleh setiap orang. Dia melewatnya selangkah demi selangkah hingga sampai pada akhir sebuah perjalanan. Jika engkau bisa mempersembahkan sebuah perbekalan di setiap langkah tersebut, maka lakukanlah, karena tidak lama lagi perjalanan ini akan berakhir, bahkan dia berlari lebih cepat
Dari Syaikh Wahid Abdus Salam Bali ; Di eropa orang islam berwudhu dengan meletakkan kaki di wastafel. Seorang yahudi menegurnya ; Anda orang islam itu orang-orang yang kotor, bagaimana anda menaruh kaki kotr anda di tempat yang bersih, tempat kami mencuci wajah & tangan kami ??? Muslim ; Berapa kali
Ketika Allah menciptakan kita sebagai manusia dan berada di atas Islam, itu adalah nikmat dari Allah subhanahu wata’ala…. Betapa banyak manusia tapi tidak menggunakan akal dan pikirannya untuk beribadah kepada Allah…mereka menyembah hewan, menyembah batu, menyembah matahari…dll Syeikh Yusuf Al-Asiri kepala polisi di masjid Nabawi bercerita ketika bersafar ke srilangka,
Dharwan, sebuah desa di belahan Yaman, ada yang mengatakan dekat kota Shan’a. Hiduplah di desa itu seorang lelaki tua yang saleh bersama tiga putranya. Dia bekerja sebagai petani, mengelola kebun kurma dan anggur yang cukup berhasil. Setiap musim panen, anggur dan kurma yang diperolehnya berlimpah. Tetapi, hasil tersebut bukan semata-mata
Kafilah-kafilah Haji berdatangan dari berbagai penjuru. Mereka datang untuk memenuhi panggilan Rabbnya, “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan Haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki,dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (Al-Hajj: 27) Itulah rombongan manusia yang datang menuju Baitullah, karena mencintai tempat-tempat
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Allah telah membenarkan pernyataan Ahmad dalam hal ini, karena dia adalah imam as-Sunnah pada zamannya. Sementara musuhnya, Ahmad bin Abi Du’ad, seorang qadhi qudhat (kepala para hakim), tidak ada seorang pun yang “merayakan” kematiannya dan tidak pula menghiraukannya. Tatkala dia mati, tidak ada yang mengiringi
Syaikh Ahmad yang merupakan saudara dari Imam Abu Hamid Al Ghazali mengkisahkan,”Di saat hari Senin di waktu shubuh, saudaraku Abu Hamid berwudhu dan melaksanakan shalat. Lantas ia mengatakan,’Ambilkan kafan untukku’. Lantas aku pun mengambilkan untuknya. Ia pun mencium kafan itu dan menutupkannya di wajah seraya berkata,’Saya mendengar dan saya ta’at
Kisah ini begitu kesohor. Dengan kekuasaan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menidurkan sekelompok pemuda yang berlindung di sebuah gua selama 309 tahun. Apa hikmah di balik ini semua? Ashhabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi taufik dan ilham oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka
Suatu hari, saya bertamu ke rumah salah seorang rektor satu universitas ternama di kota Jember. Mayoritas tamu undangan kala itu ialah dosen-dosen universitas tersebut. Seusai jamuan makan malam, dan pada sesi ramah tamah, pembicaraan berputar tentang urusan agama. Tak ayal lagi saya hanyut dalam pembicaraan dengan mereka. Di tengah-tengah pembicaraan