Berdirinya Daulah ‘Abbasiyyah Pada akhir-akhir abad pertama hijriyyah, kalangan Abbasiyyun memulai berpikir dan menentukan langkah-langkah untuk mencapai kursi khilafah dan menghabisi Daulah Umawiyyah. Ketika itu kalangan Abbasiyyun berkumpul di desa Humaimah yang masuk dalam wilayah Palestina. Upaya mereka untuk mencapai kursi khilafah terbantu dengan sejumlah perkara berikut: 1. Keadaan yang
Kota Damaskus Damaskus adalah sebuah kota tua. Kota ini didirikan sebelum kelahiran Nabi lbrahim ‘alaihissalam. Banyak legenda / dongeng tentang pendirian kota ini. Kota ini memiliki banyak sungai dan kebun. Letak kota berada pada tanah yang datar dikelilingi oleh gunung yang tinggi di sebelah Utara dan Baratnya. Kaum muslimin berhasil
Pada tahun 1047 H,ketika melakukan suatu tugas pekerjaan saya bertemu dengan seorang lelaki. Tugas itu memakan waktu lebih dari sebulan.oleh karena itu,terjadilah suatu persahabatan yang akrab diantara kami berdua. Suatu ketika aku bertanya kepadanya, “Temanku yang terhormat,aku tahu kamu belum menikah,padahal umurmu sekarang hampir 40 tahun. Kenapa kamu mesti terlambat
Oleh: Syaikh Muhammad Hassan Seorang pemuda Amerika, aslinya berkebangsaan Spanyol, masuk menemui saudara-saudara muslim kita di salah satu masjid New York di kota Brooklyn selepas shalat subuh, kemudian dia berkata kepada mereka, ‘Aku ingin masuk Islam.’ Lalu mereka bertanya, ‘Siapa Anda?’ Dia menjawab, ‘Tunjukkanlah saya, janganlah menanyai saya.” Kemudian dia
Dari Abu Darda’ radhiyallahu anh, ia bercerita, “Ketika aku sedang duduk-duduk bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallam, tampak Abu Bakar datang sambil mengangkat bagian bawah pakaiannya hingga lututnya kelihatan. Melihat hal itu, Nabi berkomentar, “Temanmu ini (yaitu Abu Bakar) habis bertengkar.” Tidak lama kemudian, Abu Bakar mengucapkan salam dan berkata,
1. Beliau bangun pagi kurang lebih 1 jam sebelum shubuh. Kemudian shalat tahajjud 11 raka’at dengan khusyu’ dan rendah diri kepada Allah. Sebagaimana pula beliau banyak berdoa, di antaranya mendoakan umat Islam dan kebaikan para penguasa mereka, berzikir, membaca al-Qur’an, dan beristighfar. 2. Setelah azan subuh (terkadang sebelumnya), beliau pergi
Ma’iz bin Malik – radhiyallahu ‘anhu -, dia sudah menikah. Suatu ketika, syetan menggodanya sehingga dia terjatuh dalam dosa besar, berzina dengan seorang wanita… Ma’iz adalah seorang yang beriman. Dia tidak merasa tenang dengan dosa yang telah dia lakukan. Dengan rasa penyesalan atas dosa tersebut, dia mendatangi Rasulullah – shallallahu
Seorang imam masjid mengisahkan.. Ada seorang anak kecil yang umurnya blm mencpai 10 thn. Dia selalu menjalankan shalat berjamaah di masjid, dan selalunya berusaha menempati shaf plg depan. Anak itu biasa mengeraskan suara saat shalat, terutama tatkala saya selesai membaca al-fatihah, si anak membaca “aamiin” dengan suara sangat keras. Suatu
Diriwayatkan bahwa al Hasan al Bashri rahimahullah bercerita: Aku menemui seorang majusi yang sudah pasrah menghadapi kematian. Ia tinggal di depan rumahku. Ia bertetangga baik, berkelakuan baik dan mempunyai sifat yang baik. Aku bedoa agar Allah memberinya taufik sebelum ajal dan mewafatkannya sebagai muslim. Aku bertanya, “Apa yang kau dapati
Saya teringat kejadian dalam pesawat ketika bertolak dari Inggris, bersama seorang Syaikh yang sering mengisi di sebuah stasiun televisi (Saudi). Selama perjalanan kami duduk bersama di pesawat. Di sebelah kami duduk seorang pria warga negara Inggris, di sebelahnya lagi duduk seorang wanita, yang juga warga negara Inggris. Cara berpakaiannya seronok,
Abu Mahfudz Ma’ruf al Karkhi telah mendapat kemulian dari Allah subhanahu wa ta’ala sejak masa kecil. Saudaranya, Isa, bercerita: Aku dan saudaraku, Ma’ruf, berada di sekolah. Saat itu kami masih beragama Nasrani. Guru kami mengajarkan murid-murid untuk menyebut Tuhan Bapak dan Tuhan Anak, namun saudaraku, Ma’ruf malah berteriak,“Ahad, Ahad (Esa,
Dikisahkan bahwa ada seorang pemuda yang berkata kepada bapaknya, ‘Saya ingin menikahi seorang gadis yang pernah saya lihat. Dan sungguh kecantikan dan sihir matanya telah membuatku takjub.’ Maka sang ayahpun membalasnya dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan, seraya dia berkata, ‘Dimanakah gadits tersebut, agar aku bisa melamarkannya untukmu wahai putraku?’ Maka