Imam AI-Qurthubi Rahimahullah berkata, “Aku dikabari oleh sahabatku yang bernama Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al-Qashari Rahimahullah, ia berkata, “Ada seorang gubernur Konstantinopel yang meninggal dunia, lalu digalilah sebuah kubur untuknya. Manakala mereka telah selesai menggali kuburannya, mayat gubernur tersebut dimasukan ke dalam kubur. Tiba-tiba ada seekor ular hitam yang
Saya mengerti jika anda menganggap judul kisah ini cukup mengherankan, tetapi kejadian yang diceritakan sesungguhnya lebih mengherankan lagi. Kisah ini tentang perasaan yang telah mati dan qalbu yang tidak sedikit pun mengingat hal-hal ghaib yang patut diimani. Ini adalah kisah nyata yang terjadi beberapa tahun yang lalu di Mesir, tepatnya
Seorang Syeikh hafizhullah pernah bercerita:Seseorang memperlihatkan sebuah foto kepadaku. Ketika aku melihat foto itu, ternyata itu adalah foto seorang wanita yang penuh dandanan, putih dan cantik. Berpakaian tapi telanjang. Maka aku menghardik orang itu dan mengatakan: “Takutlah kepada Allah!! Mengapa engkau perlihatkan gambar ini kepadaku?! Apakah engkau tidak takut kepada
Sebuah stasiun radio berita di kerajaan Jordania. Stasiun radio ini unggul dengan berita-berita faktual dan aktual yang disiarkan secara langsung. Kisah ini berawal dari dering telepon pada sesi suara pendengar yang diberi titel “buka-bukaan” yang disiarkan rutin setiap hari. Penelepon tak dikenal itu memperkenalkan diri sebagai pencuri profesional, sangat mengandalkan
Al-Qadhi Abu Thayib rahimahullah mengatakan: Pada suatu hari kami duduk bermajlis di masjid jami’ al-Manshur, tiba-tiba datang seorang pemuda dari Khurasan dan bertanya tentang al-Musharraah (jual beli ternak yang tidak diperas susunya beberapa hari sampai penuh, sehingga pembeli menduga bahwa ternak tersebut memiliki air susu yang melimpah), dan pemuda tersebut
Barangkali pertanyaan di atas terasa begitu aneh, asing atau mungkin lucu di telinga sebagian besar pembaca, yang telah mendapat hidayah untuk mengenal akidah yang murni, serta terdidik di atas ajarannya. namun, lain halnya jika ynag membaca adalah orang-orang yang ketergantung terhadap benda mati (baca: jimat) telah mendarah daging dalam dirinya.
1. Kematian Abu Hanifah Rahimahullah Imam Abu Hanifah menjelang wafatnya berkata : ” Sayangilah aku, sebab aku menderita di tengah-tangah ahli dunia, kuobati diriku wahai …..Dzat Yang Maha Penyayang “. 2. Kematian Imam Malik Rahimahullah Isma’il Bin Abi Uwais berkata : ” Ketika Malik sakit maka aku bertanya pada sebagian
Sungguh tragis, orang yang beramal namun tak ikhlas. Segala upaya, daya dan harta yang dikeluarkan menjadi sia-sia. Semuanya justru menjadi petaka ketika akhirat tiba. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan: Aku pernah mendengar Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang pertama kali diberi keputusan pada hari kiamat adalah seseorang
Diriwayatkan dari Muhammad bin Muslim bin Waarah. ia menceritakan, “Aku bermimpi melihat Abu Zur’ah. Aku tanyakan kepadanya, “Bagaimana keadaanmu, wahai Abu Zur’ah?” Ia menjawab, “Aku memuji Allah atas segenap keadaanku. Aku sudah sampai lalu berdiri di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia berfirman, “Wahai ‘Ubaidillah, mengapa engkau terlalu banyak berbicara
Lebih dua puluh tahun Sauza Muzhir berdakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namanya terkait dengan para seniman yang bertaubat, karena ia punya peran dakwah di antara mereka. Tentang kisah pertaubatannya ia ceritakan sebagai berikut, “Setamat sekolah dan kuliah di jurusan jurnalistik fakultas sastra, aku hidup bersama nenekku, yang merupakan ibu
Seorang artis terkenal juga penari, Haalah ash-Shaafy menceritakan kisah kenapa ia meninggalkan karirnya di dunia seni dan memilih untuk bertaubat serta bagaimana ketenangan jiwa yang ia rasakan. Dengan gaya bahasa yang menyentuh, ia menceritakannya dalam sebuah wawancara di sebuah majalah, “Suatu hari, seperti biasa aku melakukan adegan menari di salah
“Semua penumpang nomer penerbangan … dengan tujuan … diharap segera menuju tempat pemberangkatan, bersiap tinggal landas.” Suara itu menggema di setiap sudut bandara. Salah seorang dai kebetulan juga duduk di sanag, mengemasi kopernya dan bertekad pergi ke bumi Allah yang luas untuk berdakwah. Mendengar panggilan itu, tiba-tiba hatinya merasa marah.