Perkataan seekor semut ketika Nabi Sulaiman ‘alayhissalam beserta pasukannya akan melintas, يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لا يَشْعُرُونَ “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” {QS. An-Naml: 18.} PELAJARAN KELIMA: Berpikir Positif. Perhatikanlah dengan
Di antara dzikir (dari sekian banyak dzikir yang shohih) pagi dan sore yang diajarkan oleh Rosul adalah sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Dawud dan At-Tirmidzi dari sahabat Utsman bin Affan rodhiyallaahu ‘anhu, Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa’alaa aalihi wasallam bersabda, مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ فِي صَبَاحِ كُلِّ يَوْمٍ وَمَسَاءِ كُلِّ لَيْلَةٍ بِسْمِ
Di sebuah kelas di Lipia, seorang mahasiswa bercerita di hadapan syaikh dan teman-temannya. Ini gilirannya untuk maju mengisahkan tentang kota masing-masing. Namun dia lebih memilih untuk berbicara tentang kampungnya. “Kampung kami,” Demikian ia mulai pembicaraan dengan bahasa arab. Maklum karena syaikh tidak paham bahasa Indonesia. Bahasa resmi di Lipia adalah
Konon Ahmad adalah bocah yang sulit diatur… sifatnya yang gampang marah dan keras kepala, menjadikannya sering bertengkar dan berkata kasar kepada orang lain. Sutau ketika, ayahnya memanggilnya lalu memberikan sekantong paku kepadanya; “Nih, tiap kali kau bertengkar atau berkata kasar kepada siapa pun, tancapkan sebatang paku di pagar itu” kata
MOHON DI BACA DAN DIRENUNGI BERDASARKAN REALITA KITA DENGAN SEKSAMA George (50 th) tinggal bersama istri, dan dua orang anaknya (Tony & Julia) di Washington. Menjelang datangnya bulan Dzul Hijjah, George dan istri serta anak-anaknya mengikuti berita-berita seputar penentuan tanggal 1 Dzul Hijjah. George aktif menyimak berita di radio. Istrinya
Perkataan seekor semut ketika Nabi Sulaiman ‘alayhissalam beserta pasukannya akan melintas, يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لا يَشْعُرُونَ “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” {QS. An-Naml: 18.} PELAJARAN KEEMPAT: Mendahulukan Solusi Praktis. Orang
Perkataan seekor semut ketika Nabi Sulaiman ‘alayhissalam beserta pasukannya akan melintas, يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لا يَشْعُرُونَ “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” {QS. An-Naml: 18.} PELAJARAN KETIGA: Bersungguh-sungguh Dalam Berkarya Dan
Perkataan seekor semut ketika Nabi Sulaiman ‘alayhissalam beserta pasukannya akan melintas, يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لا يَشْعُرُونَ “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” {QS. An-Naml: 18.} PELAJARAN KEDUA: Mendahulukan Kepentingan Publik DI Atas
Hikmah adalah satu hal yang hilang dari seorang mukmin. Di mana pun ia menemukannya maka ia lebih pantas untuk mendapatkan kebenaran. Seharusnya dicari di setiap tempat dan makhluq, tidak peduli apakah dari seekor makhluq kecil dan lemah sekalipun. Bukan suatu yang aneh jika kemudian kita belajar kebenaran dari media yang
Al-Kisah, dahulu terdapat seorang syaikh yang selalu mengajarkan murid-muridnya permasalahan aqidah. Beliau seringkali mengajarkan pada mereka kalimat “laa ilaaha illallah”. Beliau pun berusaha menjelaskan dan menanamkannya pada mereka, dalam rangka meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tatkala syaikh sedang mengajarkan pada mereka kalimat “laa ilaaha illallah” dan menanamkannya dalam jiwa mereka,
Banyak kejadian aneh seputar kecelakaan lalu lintas. Diantaranya adalah kisah seorang yang mengemudi mobil di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba dia bersin sehingga mobilnya tidak terkendali sehingga terjadi terjadilah kecelakaan dahsyat. Namun, pengemudinya alhamdulillah selamat, malah dia tertawa karena “kekuatan bersin”nya menjadi faktor penyebab mobilnya terbalik seperti itu. Adalagi
Ada seorang kafir yang menghina seorang muslim yang berjenggot. Orang kafir itu berkata ”Mana yang lebih utama, jenggot itu ataukah ekor anjing?” Orang muslim yang bijak dan sabar tersebut menjawab: ”Apabila jenggot ini akan berada di surga, maka ia lebih baik daripada ekor seekor anjing. Akan tetapi apabila jenggot ini