Nabi Daud ‘Alaihissalam

Daud Alaihissalam melempar dengan alat pelempar, berupa tali pelempar, berbagai barang besar. Ketika dua shaf saling berhadapan, Thalut bersama bani Israil dan Jalut bersama tentaranya. Jalut muncul dan menantang untuk bertempur. Kemudian majulah Daud untuk menghadapinya dengan membawa alat pelempar. Dia lempar Jalut hingga kepalanya terluka. Pasukannya lari tunggang-langgang karena kalah. Oleh karena itu, Thalut terpaksa memenuhi janjinya kepada Daud. Ia menikahkan anak perempuannya dan melaksanakan undang-undang dalam pemerintahnya.  

Daud Alaihissalam pun menjadi diagungkan di kalangan bani Israil  dan para pecintanya. Mereka menurunkan Thalut dari kekuasaannya, lalu  Daud Alaihissalam menjadi pemimpin mereka.  

Daud ‘Alaihissalam lalu membuat pakaian perang yang pemakaiannya  dengan cara memasukinya. Pakaian itu terbuat dari besi yang berbentuk lembaran-lembaran. Daud ‘Alaihissalam memiliki suara yang sangat merdu.

Sumber: Ringkasan Bidayah wan Nihayah – Ibnu Katsir, Diringkas oleh Syaikh Ahmad Khani, Pustaka as Sunnah.

Comments
All comments.
Comments