Dikisahkan bahwa ada sebagian ulama terkemuka di Iraq yang merasa dengki dan iri hati terhadap Imam asy-Syafi’i dan berupaya untuk menjatuhkannya. Hal ini dikarenakan keunggulan Imam asy-Syafi’i atas mereka di dalam ilmu dan hikmah, di samping karena beliau mendapatkan tempat yang khusus di hati para penuntut ilmu sehingga mereka begitu
BERIKUT KISAH SEORANG KARYAWAN YANG MEMUTUSKAN KELUAR DARI TEMPAT KERJANYA KARENA TIDAK TAHAN LAGI DENGAN BERBAGAI PENYIMPANGAN SYARIAH YANG DILAKUKAN BANK SYARIAH TEMPAT KERJANYA. oleh Amir Siahaan Tekadku sudah bulat: keluar dari bank syariah tempatku bekerja, dan kini aku di ruangan atasanku untuk menyerahkan surat pengunduranku. Aku tidak peduli lagi
– Dari Abdurrahman bin Hafsh al Qurasyi, dia menuturkan, biasanya apabila Ali bin Husain berwudhu, wajahnya memucat. Hal itu menyebabkan keluarganya bertanya, “Mengapa hal itu selalu terjadi padamu ketika berwudhu?” Ia pun menjawab, “Tahukah kalian di hadapan siapakah aku hendak berdiri..?” – Tetangga Manshur bin Zadzan bercerita, “Suatu hari aku
Suatu hari al-Hajjaj memeriksa penjaranya. Ketika mendatangi seseorang ia berkata, “Apa kesalahanmu?” Iamenjawab, “Semoga Allah memberikan kemaslahatan pada Amir. Petugas patroli menangkapku. Aku akan beri tahu engkau perihalku. Jika kebohongan bisa menyelamatkanku, maka kejujuran lebih bisa menjamin kepada keselamatan.” Al-Hajjaj bertanya, “Bagaimana ceritamu bisa sampai di sini?” Orang itu berkata,
Jika ingin naik haji, Ibnul Mubarak mengumpulkan para sahabatnya dan berkata, “Siapa di antara kalian yang ingin naik haji?” Maka, ia mengambil sebagian dari uang belanja mereka, kemudian dimasukkan ke dalam kotak dan digembok. Setelah itu, ia bawa mereka, memberikan uang lebih banyak, serta diberi makan yang lebih baik. Selain
Abdullah bin Ahmad bin Hambal berkata, “Setelah ayahku dilepaskan dari penjara, Ishaq bin Rahawaih merasa khawatir untuk datang ke ayahku. Ayahku datang menemuinya. Setibanya di sebuah kampung, ia masuk ke dalam masjid. Tiba-tiba hujan turun begitu deras. Setelah malam semakin gelap orang-orang berkata kepadanya, ‘Keluarlah dari masjid, kami ingin menutupnya.’
Ibnu Abi Hatim pernah mendengar ayahnya menceritakan bahwa pernah datang utusan dari Bani Hanifah kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Mereka sekitar 10 orang, lalu mereka masuk Islam. Di antara mereka adalah Rijal bin ‘Anfawah. Namun akhirnya ia murtad dan meninggal dalam keadaan kafir. Al-Waqidi juga menceritakan dari Rafi’ bin
Penguasa yang adil, Jalalud Daulah Malik Syah bin Alb Arsalan Rahimahullah sangat mencintai keadilan. Suatu hari ketika pergi berburu ia menjumpai seseorang sedang menangis. Raja berkata, “Ada apa denganmu?’ Orang itu berkata, “Tiga orang datang dan mengambil semangkaku. Padahal, semangka itu milikku.” Raja berkata, “Pergilah ke para tentara. Di sana
Dahulu, sebelum ada vaksinasi, cacar adalah salah satu penyakit yang tersebar di mana-mana, dan atas kehendak Allah Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus segala sesuatu, sering kali (penyakit cacar itu) mengakibatkan kematian di kalangan masyarakat. Syahdan, di antara mereka ada yang terjangkit bencana ini; seorang lelaki berumur 6 tahun d
Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik. Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah
Seorang anak muda bernama Umar, tinggal di daerah Pemalang Jawa Tengah. Dia dikenal sebagai anak bergaya preman, dengan potongan rambut “punk”, bagian tengah atas kepala dari depan sampai belakang disisir berdiri “njegrag” bagai jengger ayam. Pemuda macam ini tidak dekat dengan agama. Kata seorang yang silaturrahim ke tempat saya, Umar
Awal mulanya… Ia seorang gadis Rusia, berasal dari keluarga yang taat beragama, akan tetapi ia seorang penganut kristen ortodox yang sangat fanatik dengan kristennya. Salah seorang pedagang Rusia menawarinya untuk pergi bersama dengan sekelompok gadis-gadis ke negara teluk untuk membeli alat-alat elektronik yang kemudian akan dijual di Rusia. Demikianlah awal