Syaikh Ahmad yang merupakan saudara dari Imam Abu Hamid Al Ghazali mengkisahkan,”Di saat hari Senin di waktu shubuh, saudaraku Abu Hamid berwudhu dan melaksanakan shalat. Lantas ia mengatakan,’Ambilkan kafan untukku’. Lantas aku pun mengambilkan untuknya. Ia pun mencium kafan itu dan menutupkannya di wajah seraya berkata,’Saya mendengar dan saya ta’at
Ketika Ammar Bugisy (penghafal Al-Quran yang lumpuh total kecuali mulutnya saja untuk bicara) mendatangi Asy-Syaikh Mufti Sholeh AbdulAziz Alu Syaikh, ternyata ada staf syaikh yang mengatakan bahwa ada orang cacat yang datang, maka syaikh menegur stafnya tersebut dengan mengatakan, “Dia bukan orang cacat, karena seorang penghafal Al-Quran itu bukanlah orang
Ketika Dauroh bersama Asy Syaikh Al ‘Ushomy hafidzohulloh (ketika itu pelajaran Nukhbatul Fikar), beliau menceritakan seorang Hakim di Buraidah bernama Syaikh ‘Abdulloh ibn Humaid. Suatu hari seorang laki2 datang kepadanya yang mempunyai masalah tentang kepemilikan tanah. Dia membawa surat keterangan dari hakim sebelumnya yaitu Syaikh ‘Umar ibn Salim. Diperlihatkanlah kepadanya
Kisah ini begitu kesohor. Dengan kekuasaan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menidurkan sekelompok pemuda yang berlindung di sebuah gua selama 309 tahun. Apa hikmah di balik ini semua? Ashhabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi taufik dan ilham oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka
Seorang imam masjid mengisahkan.. Ada seorang anak kecil yang umurnya blm mencpai 10 thn. Dia selalu menjalankan shalat berjamaah di masjid, dan selalunya berusaha menempati shaf plg depan. Anak itu biasa mengeraskan suara saat shalat, terutama tatkala saya selesai membaca al-fatihah, si anak membaca “aamiin” dengan suara sangat keras. Suatu
Diriwayatkan bahwa al Hasan al Bashri rahimahullah bercerita: Aku menemui seorang majusi yang sudah pasrah menghadapi kematian. Ia tinggal di depan rumahku. Ia bertetangga baik, berkelakuan baik dan mempunyai sifat yang baik. Aku bedoa agar Allah memberinya taufik sebelum ajal dan mewafatkannya sebagai muslim. Aku bertanya, “Apa yang kau dapati
Suatu hari, saya bertamu ke rumah salah seorang rektor satu universitas ternama di kota Jember. Mayoritas tamu undangan kala itu ialah dosen-dosen universitas tersebut. Seusai jamuan makan malam, dan pada sesi ramah tamah, pembicaraan berputar tentang urusan agama. Tak ayal lagi saya hanyut dalam pembicaraan dengan mereka. Di tengah-tengah pembicaraan
Al Mazini bercerita: Aku menemui Imam asy Syafi’i rahimahullah saat ia sakit menjelang kematiannya. Aku bertanya, ”Bagaimana keadaanmu?” Ia menjawab, ”Aku akan meninggalkan dunia, berpisah dengan saudara-saudaraku, meneguk gelas kematian, berjumpa dengan buruknya amal, dan kembali kepada Allah. Aku tidak tahu apakah ruhku akan kembali ke surga sehingga layak kuberi
Syaikh Al-Arify pernah bercerita dalam kajian di channel Al-Khalijiyyah, berjudul Al-Jahlu bi Ad-Diin (kebodohan akan perkara agama). Suatu hari beliau diundang ceramah di suatu kampus di Timur Tengah. Beliau pun menjawabnya dan datang di waktu yang tepatnya ditentukan. Ternyata, kelakuan para hadirin, yaitu para mahasiswa kampus tersebut, mengecewakan beliau. Tersebab
Fitnah perempuan atas laki2, itu yang sering kita dengar. Fitnah laki2 atas perempuan juga tidak kalah hebatnya. Fitnah kecantikan perempuan, begitu pula fitnah ketampanaan laki-laki. Syaikh Hamid Akram Al-Bukhori hafidzahullah bercerita tentang hal itu pada waktu qiraah Shahih Imam Muslim. Syaikh Abdullah al-Muthlaq hafidzahullah salah seorang ulama besar saudi ditelepon
Saya teringat kejadian dalam pesawat ketika bertolak dari Inggris, bersama seorang Syaikh yang sering mengisi di sebuah stasiun televisi (Saudi). Selama perjalanan kami duduk bersama di pesawat. Di sebelah kami duduk seorang pria warga negara Inggris, di sebelahnya lagi duduk seorang wanita, yang juga warga negara Inggris. Cara berpakaiannya seronok,
Abu Mahfudz Ma’ruf al Karkhi telah mendapat kemulian dari Allah subhanahu wa ta’ala sejak masa kecil. Saudaranya, Isa, bercerita: Aku dan saudaraku, Ma’ruf, berada di sekolah. Saat itu kami masih beragama Nasrani. Guru kami mengajarkan murid-murid untuk menyebut Tuhan Bapak dan Tuhan Anak, namun saudaraku, Ma’ruf malah berteriak,“Ahad, Ahad (Esa,