Suatu ketika, penduduk wilayah pedalaman mengalami musim paceklik yang mencekik. Kemudian Firdazaq menemui Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik, lalu memujinya dalam bait-bait syair:
Kepada Allahlah rakyat mengadu,
Sementara Al-Walid yang menjadi harapannya
Betapa banyak orang memohon pertolongan,
Sementara orang-orang kaya mampu memberikan pertolongan
Kami berada di dekat manusia terbaik,
sementara engkau adalah pengunjungnya
Mereka berkata, “Tolonglah kami, jika engkau mendengar seruan kami!
Al-Walid berkata, “Apa yang kamu minta?”
Firdazaq berkata, “Berilah aku seekor onta yang dimuati tepung gandum penuh, seekor onta yang dimuati penuh mentega, seekor onta yang dimuati uang. Aku akan bagikan kepada rakyat pedalaman, mulai dari pintu istanamu hingga Yamamah. Perintahkan kepada para gubemur untuk mengirim semua itu setelah apa engkau yang berikan habis.”
Khalifah Al-Walid memenuhi permintaan Firdazaq. Kemudian Firdazaq membagi semua itu, sampai ia tiba di Yamamah.

Sumber:
Artikel: Az-Zamakhsyari, Rabi’ Al-Abrar (1/ 350-351)
Foto: https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Yamama_arabic2.jpg






