Kumpulan Nasehat & Kata Hikmah Ulama Kontemporer Bag.01

~ Jika engkau melihat seorang yang kelihatannya membela kebenaran, tapi dia lakukan sambil mencela-cela, menghina-hina dan marah-marah, ketahuilah bahwa ada kesalahan dalam niatnya, karena kebenaran tak butuh dibela dengan cara seperti ini (Imam Malik)
@MohamadAlarefe Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah

~ Ketika berdoa, sebagian orang berkata, “Laa harramakallahul ajr” (Semoga Allah tidak mengharamkan pahalanya atasmu) seakan-akan dengan do’a ini dia menganggap bahwa hukum asalnya, diharamkan pahala atas amalannya, sehingga dia berdoa agar pahala tersebut tidak diharamkan. Maka, doa yang lebih baik adalah “Atsaabakallahu” (Semoga Allah memberikan ganjaran kepadamu). Ketika berdoa, sebagian orang berkata, “Laa harramakallahul ajr” (Semoga Allah tidak mengharamkan pahalanya atasmu) seakan-akan dengan do’a ini dia menganggap bahwa hukum asalnya, diharamkan pahala atas amalannya, sehingga dia berdoa agar pahala tersebut tidak diharamkan. Maka, doa yang lebih baik adalah “Atsaabakallahu” (Semoga Allah memberikan ganjaran kepadamu).
@saad_alkhathlan Prof. Dr. Sa’ad Al Khathlan, dosen di King Saud University (KSU) Riyadh, Saudi Arabia.

~ Di antara bentuk rasa syukur atas nikmat adalah mengakui bahwa Allah-lah yang telah mengaruniakannya. Oleh karena itu di antara sunnah doa yang dibaca seorang mukmin ketika turun hujan adalah “Muthirna bi fadhillahi wa rahmatihi”, “Kami telah diberikan hujan karena karunia dan rahmat-Nya”.
@Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia), salah satu murid senior sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin

~ Indah dan bagusnya perkataan terkadang lebih berbekas dari pada keindahan dan keelokan fisik. Maka biasakanlah lisanmu untuk selalu berkata baik niscaya engkau kan dapatkan balasan dari Rabbmu dan semakin dekat dengan-Nya, serta kau kan dapatkan pula kecintaan dan simpati manusia.
@DrAbdullahsulmi Dr. Abdullah As Sulmi, pengajar fiqh di Perguruan Tinggi Kehakiman, Riyadh, pakar dalam fiqh jual beli kontemporer, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah

~ Bagai jasad yang satu” (permisalan umat Islam –pent) permisalan bahwa setiap bagian anggota tubuh akan saling menyempurnakan dan memperbaiki satu sama lain. Kalau kaki merasa sakit, maka mata akan menangis, dan jika mata menangis maka tangan akan bergerak untuk membasuh air matanya.
@dr_alyahya Dr. Yahya bin Ibrahim Al Yahya, doktor dalam bidang ilmu hadits, pernah menjabat sebagai dosen dan wakil rektor bidang kemahasiswaan Universitas Islam Madinah, biografi beliau dapat dilihat di sini.
Diantara hal yang bisa membantumu untuk beribadah dengan baik dan konsisten, serta bersabar menghadapi kesulitan dalam beribadah adalah ketika engkau memahami perkataan Rabbmu yang engkau ibadahi, “Maka beribadahlah kepadaNya, serta bersabarlah dengan sungguh-sungguh di dalam beribadah, apakah kamu melihat yang serupa dengan-Nya.” (QS. Maryam: 65)
@Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia), salah satu murid senior sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin

~Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau lebih baik diam. Betapa butuhnya kita akan adab-adab yang diajarkan oleh Nabi. Kalau tak mampu menyuarakan kebenaran, lebih baik diam daripada malah membenarkan yang salah serta mendorong orang lain untuk berbuat salah.
@DrAbdullahsulmi Dr. Abdullah As Sulmi, pengajar fiqh di Perguruan Tinggi Kehakiman, Riyadh, pakar dalam fiqh jual beli kontemporer, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah

~ Orang yang menamakan “Islam Liberal” boleh jadi belum paham Islam atau boleh jadi belum paham makna “Liberal” atau bahkan belum paham keduanya, namun kemudian berusaha untuk menyatukan dua hal yang saling kontradiktif dan tidak mungkin bersatu.
@AbdulazizTarifi Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

~ Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, tangan di atas adalah tangan yang memberi, tangan yang berinfak, tangan yang mengerahkan kemampuannya untuk kebaikan, tangan yang menolong orang-orang yang sedih, tangan yang menyebarkan agama Islam dan itulah tangan yang akan diberikan balasan pahala yang setimpal.
@abuabdelelah Syaikh ‘Adil bin Salim bin Sa’id Al Kalbani, imam dan Khatib di Masjid Jami’ King Khalid Riyadh,

~ Hadiah terindah untuk orang tua yang telah Allah ajarkan kepada kita adalah pada sebuah ayat, “Maka jangan sekali-kali kamu katakan ‘cis’ kepada keduanya, dan katakanlah perkataan yang baik kepada keduanya, dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang” (QS. Al Isra: 24-25)
@abuabdelelah Syaikh ‘Adil bin Salim bin Sa’id Al Kalbani, imam dan Khatib di Masjid Jami’ King Khalid Riyadh, pada bulan Ramadhan tahun 1429 H menjadi Imam Shalat Tarawih di Masjidil Haram Makkah Al Mukarramah.

~ Berwudhulah sebelum tidur, hal tersebut merupakan sunnah yang haditsnya diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim. “Ketahuilah bahwa setiap dosa kedua matamu, kedua tanganmu, kedua kakimu akan keluar bersama dengan aliran air wudhumu sampai engkau menjadi orang yang bersih dari dosa” (HR Muslim).
@almohannam Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al Muhanna, anggota Institut Ilmu Kehakiman Saudi Arabia (bagian dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud), dan salah seorang da’i di Kementerian Urusan Islam, KSA

Sumber: Twit Ulama

Comments
All comments.
Comments