Kaum Terdahulu

Ma’in, Negara Di Jazirah Arab Sebelum Kerasulan Nabi Muhammad

Kerajaan Ma’in berdiri sekitar tahun 1200-650 SM yang terletak di Yaman Utara dengan ibukota Karna, Qarnawu atau Qarnaw yang kemudian oleh ahli geografi Arab pertengahan disebut Sayhad. Kata Ma’in berasal dari beberapa bahasa yaitu dalam bahasa Inggris disebut Minea; bahasa Arab Al-Ma’iiniyyuun atau Ma’iin, Ma’iniyah atau diucapkan Ma’in yang berarti ‘mata air’. Juga terdapat dalam Injil disebut Ma’on, Me’un atau Me’in.

Beberapa peninggalan Kerajaan Ma’in yang masih tersisa yaitu reruntuhan kota Shirwah dan Baraqisy. Selain itu, terdapat beberapa prasasti yang berisikan dua puluh enam raja yang pernah memimpin Kerajaan Ma’in serta  ulisan terpahat mengenai komunikasi orang-orang Ma’in dengan bangsa Mesir, Gazza, Ionia, Siddon, Ammon dan Moab Yatrib.

Nama negara: Ma’in

Letak geografis: Pedalaman antara Hadramaut & Najran

Ibukota: Qarnau

Pemimpin terkenal: Mizwad Ya’el, Mizwad Shadeq, Mizwad Yutsa’ Karb

Beberapa hal yang populer: Beragam perdagangan, tulisan huruf finiq (Phoenicia) kemudian  pindah ke kaligrafi Masnad, dan pembuatan irigasi pertanian.

Kepercayaan: Berhala, Penyembah beberapa tuhan (Untsar, Wadd, dan Nakruh)

Sebab keruntuhan: Munculnya orang-orang Saba’ dan penyerangan mereka yang terus menerus terhadap bangsa Ma’in. Hal itulah yang menjadikan mereka jatuh ke tangan bangsa Saba’.

 

Reruntuhan Baraqisy

 

 

 

Tentara Yaman berdiri di reruntuhan sebuah kuil Minaean dekat Ma’in, Al-Jawf, Yaman.

Sumber:

  • Atlas Perjalanan Hidup Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
  • Sejarah Masyarakat Arab materi Kerajaan Ma’in dan Kerajaan Qutban – Debora Justice V & Fitri Haryanti H.S.A
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Minaeans
  • http://www.travellingforever.com
  • https://www.britannica.com/place/Main-ancient-kingdom-Yemen

 

Share:

Leave a reply

Hosted by Bestariwebhost - Web Hosting murah Vps Murah Indonesia