Imam asy-Sya’bi Rahimahullah pernah ditanya tentang satu masalah, beliau menjawab: “Saya tidak tahu”. Maka si penanya heran dan berkata: “Apakah engkau tidak malu mengatakan ‘tidak tahu’, padahal engkau adalah ahlul fiqh negeri Iraq?” Beliau menjawab: “Tidak, karena para malaikat sekalipun tidak malu mengatakan ‘tidak tahu’ ketika Allah tanya: “Sebutkanlah kepada-Ku
Khulaid al-Ashri mengatakan bahwa semua orang yakin akan mati, tapi tak ada yang mempersiapkan diri untuk hal itu. Semua orang yakin akan adanya Surga, tapi tak ada yang berusaha mendapatkannya. Semua orang yakin akan adanya Neraka, tapi tak ada yang takut padanya. Lalu, apakah yang kamu pakai untuk mendaki? Apa
Wahai orang yang mengharapkan pahala tanpa amal dan mengharapkan taubat dengan panang angan-angan.. Apakah engkau berbicara tentang dunia seperti orang yang zuhud dan bekerja untuk dunia seperti orang rakus yang tidak menerima bagian yang sedikit dan tidak puas dengan bagian yang banyak? Engkau benci kematian karena dosa-dosamu, dan engkau mengurus
Abdullah bin Ahmad bin Hambal berkata, “Setelah ayahku dilepaskan dari penjara, Ishaq bin Rahawaih merasa khawatir untuk datang ke ayahku. Ayahku datang menemuinya. Setibanya di sebuah kampung, ia masuk ke dalam masjid. Tiba-tiba hujan turun begitu deras. Setelah malam semakin gelap orang-orang berkata kepadanya, ‘Keluarlah dari masjid, kami ingin menutupnya.’
Di sebutkan dalam kitab “Thobaqoot as-Syafi’iyah” karangan Imam as-Subki rahimahullah jilid yang ke 2/99, perkataanya Imam Syafi’i, berikut nukilannya: Imam Syafi’i pernah berkata: “Siapa yang mempelajari al-Qur’an maka kedudukanya akan tinggi, siapa yang mempunyai perhatian terhadap fikih maka dirinya akan menjadi mulia, dan siapa yang mau menghafal hadits maka dia
Seorang lelaki bertanya kepada ahli hikmah, “Ajarkanlah aku sesuatu yang mendekatkanku kepada Allah dan manusia.” Lantas ia jawab, “Adapun sesuatu yang mendekatkanmu kepada Allah adalah memohon kepada-Nya, sedangkan sesuatu yang mendekatkanmu kepada manusia adalah tidak memohon/meminta-minta kepada mereka.” Sumber: Catatan Harian Muslim Sejati, Abdul Ilah bin Sulaiman ath-Thayyar Artikel: www.kisahislam.net
Oleh: al Ustadz Abu Humaid Rosyid an Nashr Ketika Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu sampai pada sebuah telaga di jalan yang menuju ke daerah Ilya’, sedangkan ada pada beliau sebuah gamis dari bahan kain kasar yang telah digambar dan tepi ujung gamis itu terbakar. Maka Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Panggilkan
Di nukil dari kitab “al-Fawaid” karangan Imam Ibnu Qoyim rahimahullah ta’ala pada hal 269, sebuah kata mutiara yang patut kita renungkan, berikut nukilanya: Ada seseorang yang pernah bertanya kepada Imam Syafi’i, ia mengatakan: “Wahai Abu Abdillah, mana yang lebih baik, seseorang yang di beri kedudukan atau diberi cobaan? Maka Imam
Di nukil dari kitab “Muqodimah Hasyiah Ibnu Abidin” pada jilid yang ke 1/67, kisahnya Imam Abu Hanifah bersama seorang anak kecil, berikut nukilannya: Suatu ketika Imam Abu Hanifah melihat seorang anak kecil yang sedang bermain-main dengan lumpur, maka beliau menghampirinya lalu berkata kepadanya: “Wahai anak kecil, hati-hati nanti kamu jatuh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah di dalam Majmuu’ Fataawa wa Rasaail jilid 7 , menuliskan beberapa faedah yang terkait dengan permasalahan aqidah. Salah satu faedah yang beliau sebutkan di halaman 250 dari Majmuu’ Fataawa wa Rasaail jilid 7 adalah : Faedah: Syaikul Islam di dalam kitab An Nubuwwat
Imam Syamsuddin bin Abdullah bin Abu Bakr atau Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimahullah berkata : Seorang hamba tidaklah terjatuh dalam perbuatan haram kecuali karena dua sebab : 1. Jeleknya prasangka dia kepada Rabb-Nya. Karena jika seandainya dia mentaati-Nya dan lebih mengutamakan-Nya maka sesuatu yang halal lebih baik baginya. 2. Dia
“Bayangkan kala Anda berdiri tanpa busana kala amal diperlihatkan… Merasa terasing, resah dan bimbang… Saat neraka menyala-nyala karena murka dan marah… Kepada para pendosa, dan Robb Pemilik ‘Arsy juga murka… ‘Bacalah catatan amalmu wahai hambaKu dengan perlahan, Apakah kau melihat adanya satu huruf pun yang tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya?’