KISAH ini diceritakan seorang da’i terkenal yang bernama Nabil Al-‘Udhiy dalam sebuah ceramahnya yang berjudul Kisah-kisah Nyata. Da’i itu bercerita, “Seorang da’i bercerita langsung kepada saya. Ia berkata, “Waktu itu saya berada di Amerika. Saya menyampaikan ceramah di sana. Di tengah-tengah ceramah, seseorang berdiri dan ia memotong pembicaraan saya.” “Wahai
Suatu hari, aku iseng men-scan otomatis receiver antena parabolaku. Ada beberapa stasiun TV baru berhasil ditambahkan. Diantaranya adalah Rodja TV. Sebuah stasiun TV swasta non profit yang dipancarkan dari komplek sebuah masjid di sekitar Bogor. Aku langsung suka dengan stasiun TV ini, karena dakwah dan kajian Islamnya bagus banget. Bila
SYAIKH FAHD AL KANDERI mewancarai anak istimewa ini yang bernama MUADZ. Seorang anak laki-laki TUNANETRA penghafal Al-Quran dari Mesir yang berusia 11 tahun.Dalam wawancara itu beliau FAHD AL KANDERI menanyakannya perihal bagaimana ia belajar Al-Quran dan kebutaannya. Semangatnya untuk menghafal ayat-ayat Allah yang mulia membuat langkah kakinya ringan untuk pergi
Pada bulan Februari 1991, DR. Rasyid Al-Umairi, menteri perminyakan Kuwait, berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan dunia terbesar untuk memadamkan sumur-sumur minyak yang dibakar pemerintah Irak selama invasinya terhadap Kuwait. Suatu malapetaka teramat besar yang menjerumuskan kehidupan jutaan biota laut, sekaligus bahaya yang mengancam rakyat Kuwait. Bahaya ini mesti ditanggulangi secepat mungkin. Sang
Dialah Zubair bin al Awwam radhiyallahu anhu yang dijuluki Hawari Rasulullah, salah seorang dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga yang sangat pencemburu demi istrinya ‘Atikah binti Zaid radhiyallahu anha. Sang istri biasanya pergi shalat isya ke Masjid, sementara Zubair sebenarnya tidak suka karena rasa cemburu. Hanya saja dia tidak
SEORANG psikiater—sayangnya non-muslim—melakukan penelitian selama tiga tahun terhadap sejumlah penderita sakit jiwa. Di antara mereka ada yang non-muslim dan tidak bisa berbahasa Arab. Dengan melatih mereka mengucapkan kata “Allah” dengan jelas, ternyata terapi ini membuahkan hasil yang menakjubkan bagi para penderita.Terlebih, bagi mereka yang mengalami kondisi traumatis seperti kesedihan, introvet,
Oleh: Mamduh Farhan al-Buhairi Telah terjadi di zaman Umar bin al-Khaththab , bahwa datang tiga orang sambil memegang seorang pemuda. Mereka berkata, ‘Wahai amirul mukminin, kami menginginkan qishash bagi kami dari laki-laki ini, dia telah membunuh ayah kami.’ Maka Umar berkata, ‘Kenapa dia membunuhnya?’ laki-laki itu berkata, ‘Sesungguhnya aku sedang
Pada tahun 1047 H,ketika melakukan suatu tugas pekerjaan saya bertemu dengan seorang lelaki. Tugas itu memakan waktu lebih dari sebulan.oleh karena itu,terjadilah suatu persahabatan yang akrab diantara kami berdua. Suatu ketika aku bertanya kepadanya, “Temanku yang terhormat,aku tahu kamu belum menikah,padahal umurmu sekarang hampir 40 tahun. Kenapa kamu mesti terlambat
Safinah Abu Abdirrahman radhiyallahu ‘anhu salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bercerita: “Saya pernah berlayar menaiki perahu, tiba-tiba perahu itu terbelah, maka saya segera menaiki potongan kayu sehingga saya terdampar di sarang singa. Pada saat itu, seekor singa menginginkan saya lalu saya katakan kepadanya, ‘Wahai Abul Harits
Oleh: Syaikh Muhammad Hassan Seorang pemuda Amerika, aslinya berkebangsaan Spanyol, masuk menemui saudara-saudara muslim kita di salah satu masjid New York di kota Brooklyn selepas shalat subuh, kemudian dia berkata kepada mereka, ‘Aku ingin masuk Islam.’ Lalu mereka bertanya, ‘Siapa Anda?’ Dia menjawab, ‘Tunjukkanlah saya, janganlah menanyai saya.” Kemudian dia
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menceritakan dari seorang kawannya yang tepercaya sebuah kejadian yang penuh ibrah. Dia berkata: “Aku pernah melihat seekor semut datang menuju bangkai belalang, ia ingin mencoba menariknya tetapi tidak kuat mengerjakannya sendiri. Lalu ia pergi tak jauh dari situ, kemudian datang dengan beberapa rombongan semut. Aku angkat
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjenguk seorang Arab badui ketika sakit. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendo’akan padanya: “Tidak apa-apa kamu, sakit ini meleburkan dosa insya Allah.” Namun, orang Badui itu malah membantah: “(Bukan tidak apa-apa),