Wajah saudariku memucat, tubuhnya mengering. Meskipun begitu, ia tetap selalu membaca al-Qur’an. Jika engkau mencarinya, ia akan senantiasa rukuk, sujud, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit. Begitulah yang selalu ia lakukan, baik di pagi hari, sore, bahkan tengah malam tanpa jemu. Sementara itu, aku lebih suka membaca majalah sastra dan
Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani pernah menceritakan awal mula beliau mendapat hidayah untuk menekuni sunnah dan mempelajarinya yang hal ini terjadi pada saat beliau kurang lebih berusia dua puluh tahun. Beliau berkata, “Suatu hari aku melihat salah satu edisi majalah al Manar di antara sejumlah buku yang terpampang di salah
Al-Qadhi Abu Thayib rahimahullah mengatakan: Pada suatu hari kami duduk bermajlis di masjid jami’ al-Manshur, tiba-tiba datang seorang pemuda dari Khurasan dan bertanya tentang al-Musharraah (jual beli ternak yang tidak diperas susunya beberapa hari sampai penuh, sehingga pembeli menduga bahwa ternak tersebut memiliki air susu yang melimpah), dan pemuda tersebut
Lebih dua puluh tahun Sauza Muzhir berdakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namanya terkait dengan para seniman yang bertaubat, karena ia punya peran dakwah di antara mereka. Tentang kisah pertaubatannya ia ceritakan sebagai berikut, “Setamat sekolah dan kuliah di jurusan jurnalistik fakultas sastra, aku hidup bersama nenekku, yang merupakan ibu
Gadis ini berkata, “Aku murid Tsanawiyah, tinggal di Uni Emirat Arab yang punya kebanggaan tersendiri bagiku. Di negara inilah Allah tunjukkan hidayah-Nya kepadaku. Sejak kedatanganku ke daerah ini, aku sudah sangat lekat dengan “guru yang terhormat,” televisi. Aku tidak bisa meninggalkannya walau sesaat. Aku tidak bisa tidak menyaksikan acara sinetron,
Seorang artis terkenal juga penari, Haalah ash-Shaafy menceritakan kisah kenapa ia meninggalkan karirnya di dunia seni dan memilih untuk bertaubat serta bagaimana ketenangan jiwa yang ia rasakan. Dengan gaya bahasa yang menyentuh, ia menceritakannya dalam sebuah wawancara di sebuah majalah, “Suatu hari, seperti biasa aku melakukan adegan menari di salah
“Semua penumpang nomer penerbangan … dengan tujuan … diharap segera menuju tempat pemberangkatan, bersiap tinggal landas.” Suara itu menggema di setiap sudut bandara. Salah seorang dai kebetulan juga duduk di sanag, mengemasi kopernya dan bertekad pergi ke bumi Allah yang luas untuk berdakwah. Mendengar panggilan itu, tiba-tiba hatinya merasa marah.
Yaqthan Madinatur Riyadh menjalani hidup dengan hura-hura tanpa makna, hanya sedikit sekali mengenal Allah. Sudah bertahun-tahun ia tidak pernah masuk masjid, bahkan tidak pernah bersujud kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala walau sekali. Ternyata, Allah Subhanahu wa Ta’ala berkehendak membukakan pintu taubat di hatinya melalui putri mungilnya. Ia bercerita, “Aku biasa
Kisah ini diriwayatkan dari Abu Sa’id Sa’ad bin Malik bin Sinaan Al Khudri rodhiyallohu ‘anhu, Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dahulu pada masa sebelum kalian ada seseorang yang membunuh 99 jiwa, lalu ia bertanya tentang orang yang paling alim di muka bumi, maka ia ditunjukkan kepada seorang rahib (ahli
Abu Abdillah berkata : “ Aku tak tahu, bagaimana harus menuturkan kisah ini padamu. Kisah yang pernah aku alami sendiri beberapa tahun yang lalu, sehingga mengubah total perjalanan hidupku, sebenarnya aku tak ingin menceritakannya, tapi demi tanggung jawab di hadapan Allah, dan peringatan bagi para pemuda yang mendurhakai Allah dan
Salah seorang anak Al-Qa’nabi mengabarkan kisah ini. ’Ayahku seorang pemabuk dan selalu bergaul dengan anak-anak muda berandalan. Suatu hari ia mengundang teman-temannya dan duduk di depan pintu, menanti keadatangan mereka. Ketika dia menunggu, Syu’bah berlalu di hadapannya denngan menunggang keledai, diikuti sejumlah orang berlomba dibelakangnya untuk menyusulnya. ”Siapa itu?” tanya
Aku seorang polisi dan menyenangi minum khamr. Aku membeli seorang budak yang cantik yang melahirkan seorang anak perempuan untukku. Aku sangat mencintai anakku dan ketika dia mulai merangkak dengan kedua tangan dan kakinya aku semakin mencintainya. Setiap kali aku meletakkan minuman keras di hadapanku dia akan datang kepadaku dan menjauhkan