Musim paceklik yang sangat dahsyat pernah terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khaththab. Melihat keadaan seperti itu Umar bin Khaththab keluar bersama kaumnya dan melaksanakan shalat dua rakaat (shalat Istisqa’). Kemudian dia menyilang dua ujung selendangnya, dia memindah yang kanan ke kiri, dan yang kiri ke kanan, lalu dia membentangkan
Jarir bin Abdillah adalah salah seorang Sahabat Nabi yang mulya. Suatu hari ia perintahkan kepada maulanya untuk membeli kuda seharga 300 dirham. Maka, maulanya tersebut kemudian mendapatkan penjual dan kudanya yang cocok dengan harga itu, didatangkan kepada Jarir. Sang penjual sudah setuju kudanya dijual dengan harga 300 dirham. Ketika ditunjukkan
Hudzaifah Al-Udwa berkata, “Pada hari meletusnya perang Yarmuk, aku berangkat mencari putra pamanku sembari membawa air. Aku berkata pada diriku sendiri, ‘Jika haus, kuberi ia minum.’ Aku pun menjumpainya. Kukatakan padanya, ‘Apakah engkau mau minum?’ Ia menganggukkan kepala mengiyakan. Tiba-tiba aku mendengar seseorang berseru, ‘Ah … ah…” Putra pamanku memberiku
Dari Muhammad bin Sa’d bin Abu Al- Waqqash dari ayahnya, ia mengatakan: Umar bin Al-Khaththab meminta izin masuk kerumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan di sekeliling beliau ada sejumlah wanita Quraisy yang berbicara banyak kepada beliau dengan meninggikan suara mereka melebihi suara beliau. Ketika Umar bin Al-Khaththab meminta
Berikut beberapa kitab sejarah yang harus di waspadai: 1. AI-Aghaanii karya Abul Faraj al-Ashbahani. Kitab ini berisi obrolan, syair, dan nyanyian yang dicampuri berita-berita yang tidak benar. 2. Al-‘Iqdul Fariid karya Ibnu ‘Abdi Rabbih. Kitab sastra ini banyak memuat nukilan-nukilan palsu. 3. Al-Imaamah was Siyaasah yang dinisbatkan kepada Ibnu Qutaibah
Jawabannya adalah jika Anda mampu menganalisis sanad dan menelitinya, maka bacalah kitab Imam ath-Thabari (Taariikh ath-Thabari). Kitab beliau ini adalah pegangan bagi para ulama yang menulis kitab sejarah. Sedangkan jika Anda tidak mampu menganalisis dan meneliti sanad, maka bacalah: 1. Kitab al-Hafizh Ibnu Katsir, al-Bidaayah wan Nibaayah 2. Kitab al-Hafizh
Begitu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di kota Madinah, unta beliau menderum di kebun milik dua orang anak dari kalangan sahabat beliau. Maka, tempat itulah yang dijadikan sebagai areal masjid. Kedua anak tersebut lebih memilih menghibahkan tanah itu kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di dalam hadis
Namanya adalah Ghaziyah binti Jabir bin Hakim. Beliau seorang wanita dari Quraisy, wanita dari Bani Amir bin Lu’ai dan ia pernah menjadi istri Abu al-Akr ad-Dausi. Beliau merasa simpati hatinya dengan Islam sejak masih di Mekah, hingga menjadi mantaplah iman di hatinya dan beliau memahami kewajiban dirinya terhadap din yang
Dari Umar radhiallahu ‘anhu berkata, “Pada suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepada kita untuk bersedekah, dan hal itu sangat bertepatan sekali dengan adanya hartaku, lalu saya bergumam, ‘Hari ini saya pasti melampaui Abu Bakar radhiallahu ‘anhu apabila saya mendahuluinya suatu saat nanti,’ lalu saya menginfakkan setengah dari hartaku,
Sesungguhnya Allah Ta’ala menjaga seorang hamba yang beriman setelah kematiannya sebagaimana dia menjaganya dalam kehidupannya. Setelah lebih dari tiga puluh tahun dari kematianThalhah, ornag-orang menggali kuburnya untuk dipindahkan ke lain tempat, ternyata jasadnya tidak berubah kecuali beberapa helai rambut di salah satu sisi jenggotnya. Dari al-Mutsanna bin Sa’id, ia berkata,
Sesungguhnya Allah Ta’ala telah memberikan jaminan kepada wali-wali-Nya yang beriman bahwa Dia akan membela mereka, bahkan setelah kematian mereka. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Allah membela orang yang beriman. Sungguh, Allah tidak menyukai setiap orang yang berkhianat dan kufur nikmat.” [QS.al-Hajj:38] Allah Ta’ala telah berfirman dalam hadits qudsi: “Siapa yang memusuhi
Hari keenam dari perang Yarmuk fajar benderang dan jernih. Itu adalah minggu ke empat Agustus 636 (minggu ketiga Rajab, 15 H). Kesunyian pagi hari tidak menunjukkan pertanda akan bencana yang akan terjadi berikutnya. Pasukan muslim saat itu merasa lebih segar, dan mengetahui niat komandan mereka untuk menyerang dan sesuatu di