Kita sedikit memutar kembali kebelakang, untuk mengambil sebuah kisah tokoh Islam yang syahid bersama isteri nya demi mempertahankan Aqidah (keyakinan) Islam nya. Dimana pada hari ini kaum Muslimin, banyak yang menyia – nyia kan ke Islaman mereka.Semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua.Dia adalah tokoh lambang keteguhan dan kesabaran. Dia
Pemuda tampan, gagah berani, usia nya masih kecil, tetapi semangatnya mengapai surga sangat besar, kisah nya memperjuangkan agama Allah, menjadi tamparan bagi setiap para pemuda Islam yang pada hari ini, menyia – nyiakan waktunya. Dia adalah Umair bin Abi Waqqash Radhiyallahu’anhu, saudara kandung dari Sa’ad bin Abi Waqqash Radhiyallahu’anhu. Ibnu
Diantara Sahabat yang gugur -syahid- diperang Badar adalah Sa’ad bin Khaitsamah Radhiyallahu’anhu. Para Sahabat selalu bersaing didalam hal Jihad fi Sabilillah, untuk menuju Surga. Mereka tidak memandang siapa yang akan menjadi saingan nya, walaupun ayah mereka sendiri. Sa’ad bin Khaitsamah salah satu contoh dari hal tersebut. Pada saat perang Badar,
Biasanya, wanita melahirkan ketika usia kandungan bayinya sembilan bulan. Namun, ternyata ada beberapa orang yang di luar kebiasaan tersebut. Berikut ini contoh ulama yang lahir dalam usia kandungan lebih dari sembilan bulan: 1. Muhammad bin Ajlan al-Madani rahimahullah, beliau dalam kandungan ibunya selama tiga atau empat tahun. 2. Imam Malik
Dr.Abdul Basit* menyampaikan bahwa sampai tahun 2006 secara ilmiah baru diketahui bahwa tubuh manusia terdiri atas 340 persendian. Hingga ilmuan Jerman Scheinin berhasil menemukan 10 persendian lain yang tersusun di dalam telinga di sebelah kiri otak, yang berarti terdapat 10 persendian serupa di sebelah kanan otak, dengan demikian total jumlah
Tahukah Anda.. Setiap harinya bumi kejatuhan 10.000 – 20.000 meteor antara waktu Isya’ sampai terbitnya fajar. Kecuali satu malam di bulan Ramadhan. Diperkirakan itu adalah Malam Qadar. Namun demikian tidak ada satupun publikasi tentang hal ini. Lembaga Antariksa Amerika Serikat NASA telah mengetahuinya sejak sepuluh tahun yang lalu, tetapi mereka
Tahukah Anda.. Dahulu, di Andalusia, ada seorang wanita pada kehamilan pertamanya melahirkan seorang anak. Kemudian, pada kehamilannya yang kedua, wanita itu melahirkan dua anak. Pada kehamilan yang ketiga melahirkan tiga anak. Kemudian di kehamilannya yang keempat, ia melahirkan empat anak. Pada kehamilan yang kelima, wanita itu melahirkan lima anak. Dan
Tahukah Anda.. Hakim bin Hizam adalah satu-satunya orang yang terlahir di dalam Ka’bah. Meninggal pada tahun 54H dengan usia 120 tahun. Masuk Islam pada tahun Fathu Makkah, sehingga usia beliau saat masuk Islam adalah 75 tahun. [Sumber: Majalah Qudwah Edisi 02, 2012, hal.11] Artikel: www.kisahislam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan
Oleh: Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat URGENSI SANAD Syaikhul Islam rahimahullah mengatakan dalam kitab Aqidah al-Wasithiyyah : “Ahlussunnah menahan lidah dari permasalahan atau pertikaian yang terjadi diantara para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum. Dan mereka juga mengatakan: “Sesungguhnya riwayat-riwayat yang dibawakan dan sampai kepada kita tentang keburukan-keburukan para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum
Pada perang Badar al-Kubra, orang yang pertama kali mengobarkan peperangan adalah Al-Aswad bin Abdul Asad Al-Makhzumi, seorang laki – laki yang bengis dan sangat buruk akhlak nya. Dia dengan sombong nya keluar dari barisan kaum Musyrikin seraya berkata : “Aku bersumpah kepada Allah, aku pasti benar – benar akan mengambil
Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam berkata kepada para sahabatnya pada saat perang Badar Al-Kubra : “Pergilah kalian menuju surga yang luas nya seluas langit dan bumi.” Umair bin Al-Hammam Al-Anshari berkata : “Wahai Rasulullah, apakah surga luasnya seluas langit dan bumi? Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab : “Iya” Umair berkata :
Umar bin Ubaidullah bin Ma’mar melewati seorang laki-laki hitam sedang makan di sebuah kebun. Di depannya terdapat seekor anjing. Jika dia makan satu suapan, dia melemparkan satu suapan pula kepada anjing tersebut. Umar bertanya, “Apakah itu anjingmu?” Dia menjawab, “Bukan.” Umar bertanya, “Mengapa kamu memberinya makan seperti apa yang kamu