Pertumbuhan beliau Nama: Mâlik bin Anas bin Mâlik bin Abi Amir bin Amru bin Al Harits bin ghailân bin Hasyat bin Amru bin Harits. Kunyah beliau: Abu Adbillah Nasab beliau: Al Ashbuhi; adalah nisbah yang di tujukan kepada dzi ashbuh, dari Humair Al Madani; nisbah kepada Madinah, negri tempat beliau
Ali bin Abdillah berkata, Kami pernah bersama Yahya bin Sa'id al-Qaththan. Ketika ia keluar dari masjid, kami pun keluar bersamanya. Tatkala tiba di pintu rumahnya ia berdiri, dan kami pun berdiri. Lalu ia berkata kepada seorang pria, “Bacalah!” Pria itu pun membaca surat ad-Dukhan. Ketika ia mulai membaca aku melihat
Muhammad bin Ma’bad menceritakan: “Umar bin Abdul Aziz mengirimkan beberapa tawanan Romawi untuk ditukar dengan beberapa tawanan muslimin. Muhammad bin Ma’bad kembali berkata, “Dan disaat aku masuk untuk menemui kaisar Romawi, kemudian masuk pula para pembesar Romawi lainnya, maka akupun segera keluar.” Muhammad bin Ma’bad melanjutkan ceritanya, “Suatu hari, saat
Dari Muhammad bin Syu’aib dan Said bin Abdil Aziz berkata, “Pada masa pemerintahan Mu’awiyyah terjadi kemarau panjang. Mu’awiyah keluar untuk shalat istisqa’ bersama masyarakat. Ketika mereka tiba di tempat yang akan digunakan untuk shalat istisqa’ , Mu’awiyah berkata kepada Abu Muslim, “Bukankah engkau mengetahui apa yang dikehendaki masyarakat??” Abu Muslim
Kisah Pertama Imam Sufyan ats Tsauri –rahimahullah– berkata, “Ketika al-Mahdi menunaikan ibnadah haji, dia berkata, “Hadirkanlah Sufyan menghadapku!” Merekapun menugaskan para pengintai di sekitar Ka’bah. Kemudian mereka membawaku di waktu malam. Ketika aku sudah berada di hadapan al-Mahdi, dia berkata kepadaku, “Kenapa engkau tidak menemui kami sehingga kami bisa minta