Di riwayatkan dalam kitab “al-Mutahaabin fiillah” karangan Ibnu Qudamah al-Maqdisi hal 79, dari al-Aswad bin Katsir bahwa beliau pernah berkata: “Saya pernah mengadu kepada Muhammad bin Ali bin Husain tentang kebutuhanku serta keadaan saudara-saudaraku yang tidak mau menolong kebutuhan saudaranya”. Maka beliau mengatakan: “Sungguh sangat buruk sekali mempunyai saudara seperti
Di nukil dari kitab “al-Fawaid” karangan Imam Ibnu Qoyim rahimahullah ta’ala pada hal 269, sebuah kata mutiara yang patut kita renungkan, berikut nukilanya: Ada seseorang yang pernah bertanya kepada Imam Syafi’i, ia mengatakan: “Wahai Abu Abdillah, mana yang lebih baik, seseorang yang di beri kedudukan atau diberi cobaan? Maka Imam
Telah di sebutkan dalam kitab “Uyunul akhbar” karangan Ibnu Qutaibah juz 1 / 62 sebuah kisah dari Mu’awiyah Radhiyallahu ‘ahnu, berikut kisahnya: Mu’awiyah berkata, “Saya tidak pernah menggunakan pedangku ini jika saya rasa pecutku sudah cukup, dan saya tidak pernah menggunakan pecutku jika saya rasa lidahku sudah sanggup menggantikannya, kalau
Di nukil dari kitab “Muqodimah Hasyiah Ibnu Abidin” pada jilid yang ke 1/67, kisahnya Imam Abu Hanifah bersama seorang anak kecil, berikut nukilannya: Suatu ketika Imam Abu Hanifah melihat seorang anak kecil yang sedang bermain-main dengan lumpur, maka beliau menghampirinya lalu berkata kepadanya: “Wahai anak kecil, hati-hati nanti kamu jatuh
Di sebutkan dalam kitab “Tahdzibul Kamal” karangan al-Mizzi jilid yang ke 7/481 sebuah kisah ketika penulis sedang menjelaskan biografi ahli ibadah, orang yang zuhud ahli fikih bin Shofwan at-Tajiibi Abu Zur’ah al-Mishri rahimahullah, berikut nukilannya: Berkata Ahmad bin Sahl al-Urduni bahwasanya beliau mendengar dari Khalid bin al-Fizri berkata: “Adalah Haiwah
Telah di sebutkan dalam kitab “Syadzraat dzahab fii akhbaari man dzahaba” karangan Ibnul Amaad al-Hanbali juz 1/336, ketika menjelaskan biografinya Khalifah Harun ar-Rasyid rahimahullah, berikut nukilannya: Pada suatu hari Ibnu Samak pernah masuk ke istana Harun ar-Rasyid, maka ar-Rasyid meminta untuk di hadirkan air minum untuknya. Berkata Ibnu Samak kepada
Diriwayatkan oleh Musa bin Abu Ishaq al-Anshari bahwa Ali bin Asad ikut serta dalam sebuah peperangan, ia sempat membuat tragedi besar. Suatu malam ia melintas di Kufah. Tiba-tiba di keheningan malam itu ia dapati seseorang membaca Surat az-Zumar 53: “Katakanlah hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah
Dahulu, ketika Bisyr masih senang berfoya-foya di rumahnya, ia memiliki banyak sahabat yang mempunyai kebiasaan minum dan jor-joran. Suatu hari, ada seorang shalih lewat di depan rumahnya lalu mengetuk pintu. Kemudian seorang budak perempuan keluar rumah untuk menemuinya. Orang shalih itu bertanya, “Yang punya rumah ini orang merdeka atau budak.”
Kebiasaan Imam Zuhri, kalau masuk rumah maka beliau meletakkan kitab-kitabnya bertumpukan di sekitarnya. Beliau menikmati kesibukannya tersebut sehingga lalai dari urusan dunia lainnya. Suatu saat istrinya pernah berkata padanya: “Demi Alloh, sungguh kitab-kitab ini lebih berat bagiku daripada tiga istri sainganku..!!!” (Wafayatul A’yan 4/177-178 oleh Ibnu Khollikan)
Diriwayatkan oleh al-Khatib al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad (12/ 346 ) dan dinukil oleh al-Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah dalam kitabnya an-Nukat ash-Shalahiyyah, pada pembahasan hadits Maqlub (ma’rifatul maqlub berarti hadits-hadits yang diputar balik). Terdapat dua kisah masyhur di sana, salah satunya adalah kisah Abu Nu’aim dan berikutnya adalah kisah al-Bukhari rahimahullah
Berikut ini adalah kisah Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz -rahimahullah- dengan enam penuntut ilmu Somalia yang akan dihukum gantung oleh pemerintah Somalia atas kejahatan yang tidak pernah mereka lakukan. Mungkin disebabkan karena hasad terhadap dakwah salafiyah yang menyebabkan mereka difitnah dan akan dihukum mati. Asy-Syaikh Salim Ath-Thawil menceritakan:
Seorang ayah yang bernama Khaitsamah bin al- Harits dengan anaknya yaitu Sa’ad mengundi siapa di antara mereka berdua yang akan ikut dalam perang Badar kali ini. Kemudian undian keluar dengan nama Sa’ad. Serta merta ayahnya berkata kepada anaknya, “Wahai anakku, berikanlah giliran kali ini kepadaku.” Sang anak menjawab, “Wahai ayah,