Ibnul Mubarok berkata: “Dahulu seseorang (para sahabat) apabila melihat pada saudaranya terdapat hal yang tidak ia sukai iapun memerintahkannya atau melarangnya dengan sembunyi, sehingga dia diberi pahala atas rahasia dan larangannya (dari sesuatu yang tidak disenangi). Adapun hari ini, apabila seseorang melihat apa yang ia tidak sukai, ia membuat marah
Imam Ibnul Qayim Rahimahullah menceritakan dari Al-Qairuwani di dalam kitab Al-Bustan, ada seorang dari kaum salaf yang mengisahkan: “Aku memiliki tetangga yang suka mencela Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu Anhuma. Suatu kali dia semakin menjadi-jadi dalam mencela mereka, lantas aku memukulnya dan ia juga memukulku. Kemudian aku pulang ke rumah
Dari Yusuf bin Sulaiman dari kakeknya dari ’Amru bin Hamq, bahwa ia pernah memberi minum susu kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, maka beliau berdoa: ”Ya Allah, berikanlah kenikmatan awet muda kepadanya.” Maka sampai berusia delapan puluh tahun tidak terlihat pada dirinya satu helai uban pun.[ Silahkan lihat, Mushonnaf Ibni
Dari Abdurrahman bin al-Ghosil, telah bercerita kepada kami ‘Ashim bin ‘Amru bin Qotadah, dari ayahnya dari kakeknya, “Bahwa pada masa perang Badar, matanya terluka, sehingga biji matanya jatuh kepipi. Orang-orang pun bermaksud hendak memotongnya. Mereka berkata, ‘Kita datang kepada Nabi dulu untuk meminta pendapat beliau.’ Lantas ia datang kepada Nabi
Imam Al-Mawardi rahimahullah menceritakan didalam kitab nya Adab Ad-Din wa Ad-Dunya bahwasanya Al-Walid bin Yazid bin Abdul Malik pada suatu hari bermain – main dengan mushaf al-Quran sebelum ia keluar dari rumahnya, maka dia membuka mushaf, terbukalah firman Allah Subahanhu wa ta’ala : “Dan mereka memohon diberi kemenangan dan binasalah
Pada suatu malam, Muhammad bin Al-Munkadir rahimahullah melaksanakan shalat malam, kemudian beliau terus menerus menangis hingga membuat keluarganya merasa khawatir terhadap nya. Mereka pun bertanya kepadanya. “Apa yang menyebabkan mu menangis?” Namun beliau terdiam dan terus menerus menangis. Kemudian keluarganya mengirim utusan kepada Abu Hazim untuk memberi tahu keadaan nya.
Dari Hammad bin Zaid, ia berkata : ’Ali bin Zaid becerita kepada kami, ia berkata : Sa’id bin Musayyib (tabi’in) berkata kepadaku, ”Suruhkah kusirmu berdiri melihat wajah dan jasad laki-laki ini!” Kusir itu pun bangkit, kemudian datang lagi, ”Aku tadi melihat wajah dan jasad orang Zanji ini putih.” Sa’id berkata,
Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada masa perang Badar berangkat bersama 300 lebih pasukan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa: “Ya Allah, sungguh mereka itu tidak beralas kaki, maka berilah mereka tunggangan! Ya Allah, sungguh mereka itu tidak berpakaian, maka berilah
Dari ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Karena orang-orang Quraisy selalu menghalang-halangi dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyebarkan Islam, maka beliau berdoa: “Ya Allah, hentikan kejahatan mereka terhadapku dengan tujuh masa paceklik sebagaimana paceklik di zaman Yusuf.” Maka, orang-orang Quraisy ditimpa paceklik hebat yang memusnahkan semua tumbuhan, sampai-sampai mereka
Seorang gadis berjalan melintasi pusat perbelanjaan Faishaliyah. la adalah seorang gadis yang sengaja membuka abayanya dan mengenakan yang tidak sepenuhnya menutup aurat untuk berjalan-jalan di Faishaliyah. la berpapasan dengan seorang pemuda shaleh yang kemudian menasehatinya: “Andai saja Malaikat maut datang kepadamu, apa yang akan engkau lakukan?” Dengan penuh keberanian, gadis
Simak kisah berikut, dan ambillah pelajaran dari nya. Salah seorang pekerja pemantau lalu lintas bercerita : “Tiba – tiba kami mendengar suara tabrakan yang kuat, ternyata sebuah mobil yang menabrak mobil yang lain nya. Ini merupakan sebuah kecelakaan yang sulit untuk digambarkan, karena ada dua orang dalam keadaan sangat parah.
Kisah ini diceritakan oleh seorang ustadzah Hari itu aku pergi ke sebuah klinik. Setelah mengambil nomor antrian, aku pun duduk menunggu giliranku. Sekonyong-konyong masuklah seorang gadis cantik. Sayang sekali, dia tidak mengenakan jilbab. Sebaliknya, berdandan menor. Gadis itu pun mengambil nomor, lalu duduk tidak jauh dariku. Entah mengapa, ada sebuah