Ala’ bin Sufyan Al-Hadhrami berkata, “Busr bin Artha’ah berperang melawan Romawi. Kakinya selalu tegak berdiri. Ia mengincar mereka, dan mendapatkan yang diincar-incarnya. Melihat hal itu, ia tinggalkan seratus pasukannya. Suatu hari, ia berada seorang diri di salah satu lembah Romawi. Tiba-tiba ia melihat sekitar tiga puluh kuda tertambat. Di sampingnya