Ada seorang lelaki buta yang menikah dengan seorang wanita. Si wanita berkata, ‘Kalau engkau dapat melihat kecantikanku, niscaya engkau akan terpukau.’ ‘Kalau memang seperti apa yang engkau katakan, tentu orang-orang yang tidak buta sepertiku, tidak akan mungkin tertarik untuk menikahimu.’ ujar si buta ketus. [al Adzkiyaa hal.117, Ibnul Jauzi] Sumber:
Seorang pemuda muslim masuk ke sebuah masjid untuk shalat. Tiba-tiba datang anak-anak nakal mencuri sendalnya dan menaruhnya di gerea, tidak jauh dari masjid tersebut. Usai shalat, si pemuda mencari-cari sandalnya dan mendapatkannya di pintu gerea. “Sial, aku sudah masuk islam, malah engkau pula yang masu Kristen,” ujar lelaki itu kepada
Nashr bin Yasaarpernah bertanya kepada seorang pria badui, “Engkau pernah kekenyangan?” “Kalau karena menyantap makanan darimu atau dari ayahmu, tidak pernah,” jawab si badui ketus. Konon, karena jawaban itu, Nashr sempat demam selama beberapa hari. [al Adzkiyaa hal.103, Ibnul Jauzi] Sumber: Humor Salafi, Ustadz Abu Umar Basyier Artikel: www.kisahislam.net Facebook
Seorang pujangga menceritakan: “‘Suatu malam, aku keluar untuk suatu keperluan. Tiba-tiba terlihat seorang lelaki buta memikul gentong air di punggungnya, sementara tangannya memegang sebuah lentera. la terus berjalan hingga tiba di sebuah sungai dan mengisi penuh gentong kecilnya dengan air, lalu berbalik pulang. “Aih, karena kamu buta, bagimu siang dan
Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata,sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,dimana Beliau bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari
Di antara penyebab ditutupnya dosa kita pada hari kiamat adalah: JANGAN KAU BUKA AIB SAUDARAMU SESAMA MUSLIM… Dan jangan sedikitpun senang bila aibnya terbongkar… Dan jangan mencari-cari cara agar aib seorang yang bermaksiat bisa terbongkar… Pintu taubat kan senantiasa terbuka… Engkau tak tahu, boleh jadi Allah menerima taubatnya… Dan yang
Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Kita telah diuji dengan kebodohan manusia yang yakin pada sebagian orang modern/masa kini, bahwa orang-orang modern ini memiliki pendapat yang lebih luas dari orang terdahulu. Di antara mereka ada yang mengira bahwa mereka lebih alim dari semua shahabat atau tabi’in terdahulu karena penjabaran dan makalah mereka
Dari Masruq, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Jika kalian BERPUASA maka berminyaklah (minyakilah bibir-bibir kalian agar tidak terlihat berpuasa sehingga KEIKHLASAN tetap terjaga). [Shifatush Shafwah I/46] Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: ”Barang siapa yang menginginkan Akhirat, berarti dia akan mengalami kesulitan di Dunia. Barang siapa yang menghendaki Dunia,
Syaikh Muhammad al ‘Arifi berkata : Seorang da’i pernah menceritakan kepadaku bahwa pintu rumahnya diketuk orang pada akhir malam. Berkata Syaikh itu : Aku pun keluar dan aku dikagetkan dengan seorang pemuda yang nampak padanya bekas-bekas maksiat… Aku bertanya padanya : “Apa yang engkau inginkan?” Ia berkata : “Bersamaku di
Umar bin Abdul Aziz rahimahullah berkata kepada salah seorang pendampingnya, “Wahai Fulan, Aku tadi malam tidak bisa tidur karena merenungkan sesuatu.” Dia berkata, “Apa yang sedang Engkau renungkan, wahai Amirul Mukmmin?” Beliau menjawab, “Aku sedang merenungkan kuburan dan penghuninya. Jika kamu menyaksikan mayat pada hari ketiganya di dalam kubur, nisc
Imam Ibnu Hazm berkata: “Sebuah cara yang paling manjur untuk mendapatkan ketenangan adalah mengabaikan omongan orang dan memperhatikan ucapan Sang Pencipta alam. Barangsiapa yang menyangka bahwa dirinya bisa selamat dari celaan manusia, maka dia telah gila. ->Seorang yang mencermati secara seksama -sekalipun ini pahit rasanya- niscaya akan mengetahui bahwa celaan
Berkata Abu Hazim Salamah bin Dinar : “Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu, dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk or ang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga).” (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman no 6500).Basyr bin Al Harits berkata,