Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau bersabda, “Ada seorang laki-laki yang (suka) memberi hutang kepada orang lain. Dia biasa berkata kepada pelayannya, jika engkau mendatangi orang yang kesusahan, maka bebaskanlah (hutangnya), mudah-mudahan Allah ta’ala membebaskan kita (dari siksaNya)’. [1] Dalam riwayat lain disebutkan,
Tahukah Anda.. Pahlawan perang Badar yang terakhir meninggal dunia adalah Abul Yusr Radhiyallahu ‘Anhu [Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi Rahimahullah hal.195] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.kisahislam.net Facebook: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Tahukah Anda.. Tiga orang..sama-sama sepupu, dalam satu masa memiliki nama yang sama. Ketiganya memiliki tiga anak yang sama juga namanya, yaitu Muhammad. Ketiga orang itu juga memiliki ayah yang terhormat. Mereka adalah – Ali bin al Husain bin Ali bin Abi Thalib – Ali bin Abdullah bin Abbas – Ali
Berikut kisah candaan yang melibatkan Syaikh Abdurrahman bin Nasir as-Si’di. Kisah ini diceritakan oleh Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr Hafizhahumallah. Syaikh Abdurrazzaq banyak mengetahui cerita tentang Syaikh as-Si’di karena tesis beliau tatkala di S2 berkenaan dengan karya-karya tulis Syaikh as-Si’di. Berikut ini kisahnya: Suatu saat, istri Syaikh as-Si’di pulang
Syaikh Abdul Qodir al Jailani rahimahullah berkata: Tidak baik bagimu jika engkau kagum dengan amal-amalmu, engkau bangga dengan dirimu sendiri, dan meminta imbalan dari setiap amal yang engkau lakukan. Padahal..Engkau bisa beramal karena taufik dari Allah, pertolongan, kekuatan, kehendak dan karunia-Nya. Jika engkau bisa menjauh dari maksiat, maka itu itupun
Seorang ibu tersenyum kepada istri anaknya setelah berlalu bulan madu keduanya. Dia berkata, “Engkau telah membuat putraku rajin shalat ke masjid. Engkau berhasil dalam waktu 30 hari saja, padahal aku telah berusaha menasihatinya selama 30 tahun!” Menantu itupun mengalirkan air mata… Menantu itu berkata, “Apakah anda telah mengetahui wahai ibuku,
Syaikh Abdul Qodir al Jailani rahimahullah menggambarkan tentang TAWADHU’ : Yaitu seseorang tidak berjumpa dengan yang lain kecuali ia berpandangan bahwa orang itu memiliki kebaikan atas dirinya, dan ia berkata: “Semoga ia lebih baik di sisi Allah dariku dan menganugerahkan kepadanya derajat yang tinggi.” Jika ia lebih muda darinya, ia
Dahulu kala ada seorang laki-laki yang bernama Al-Mubarak dia adalah seorang pembantu dari seorang saudagar penduduk Hamdzan dari Bani Hanzhalah di daerah Khurasan. Ia bekerja di perkebunan saudagar itu dalam jangka waktu yang lama. Pada suatu hari, datanglah saudagar tersebut ke perkebunannya. Ia menyuruh Al-Mubarak mengambilkan buah delima yang manis
Imam Baqi bin Mikhlad Nama beliau. Beliau dari negeri yang sangat jauh yaitu Andalusia sekarang bernama Spanyol. Dengarkan kisah suka dan dukanya dalam mengambil Ilmu kepada Imam Ahmad di Bagdad (Irak) selamat menyimak. Beliau bercerita : Saya berangkat dengan berjalan kaki dari Andalusia menuju ke Baqdad untuk bertemu dengan Imam
Riba’i bin Hirasy merupakan orang shalih yang dikenal tidak pernah berbohong. Suatu saat kedua putranya menentang Al Hajjaj, gubernur Madinah yang dikenal kejam saat itu. Maka para penasihat Al Hajjaj pun memberikan sebuah saran,”Sesungguhnya ayah dari kedua orang itu tidak pernah berbohong. Maka utuslah orang untuk bertanya kepadanya mengenai keberadaan
Turki begitu kaya akan warisan peradaban Islam. Betapa tidak, di negara itulah kekhalifahan Islam terakhir berdiri. Instanbul merupakan salah satu kota yang kaya akan peninggalan bersejarah. Di kota yang menjadi incaran raja-raja pada zaman dulu itu berdiri sebuah bangunan bersejarah bernama Istana Dolmabahce. Istana Dolmabahce dibangun pada masa Kesultanan Abdul
At-Taubah:070 أَلَمْ يَأْتِهِمْ نَبَأُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَقَوْمِ إِبْرَاهِيمَ وَأَصْحَابِ مَدْيَنَ وَالْمُؤْتَفِكَاتِ أَتَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, `Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dan negeri-negeri yang