Terkadang muncul mawas diri (kesadaran) kala seseorang tengah mendengarkan wejangan. Namun kala dia sudah berpisah dari majelis ilmu tersebut, kerasnya hati dan kelalaiannya pun muncul kembali. Aku pun merenungkan penyebab hal itu. Akhirnya aku pun tahu. Dan aku perhatikan orang-orang berbeda-beda dalam masalah ini: Kondisi umumnya orang-orang, bahwa saat mendengar
Orang-orang Utsmani berasal dari keturunan kabilah Turkmenia. Pada permulaan abad ke-7 H bertepatan dengan abad ke-13 M mereka hidup di Kurdistan. Mereka berprofesi sebagai penggembala. Akibat serangan orang-orang Mongol di bawah pimpinan Jengis Khan ke Iraq dan wilayah-wilayah timur Asia Kecil, maka pada 617 H (1220 M) Sulaiman, kakek dari
Beliau adalah Fathimah binti al-Khaththab bin Naufal bin Abdul `Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qarath bin Adi bin Ka’ab. Beliau termasuk wanita yang terhormat, memiliki wajah yang cantik dan tinggi, termasuk keluarga Quraisy yang paling mulia dan paling kuat, lemah lembut dan halus perangainya. Fathimah radhiyallahu ‘anha tumbuh dalam
Beliau adalah Ummu Abdullah al-Qurasyiyah at-Tamiyah putri dari seorang laki-laki yang pertama masuk Islam setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, penghulu kaum muslimin yakni Abu Bakar ash-Shiddiq sedangkan ibunya bernama Qatilah binti Abdul Uzza al-Amiriyah. Asma` adalah ibu dari sahabat seorang pejuang yang bernama Abdullah bin Zubeir. Beliau adalah saudari
Beliau adalah Juwairiyah binti al-Harits bin Abi Dhirar bin al-Habib al-Khuza’iyah al-Mushthaliqiyyah. Beliau adalah secantik-cantik seorang wanita. Beliau termasuk wanita yang ditawan tatkala kaum muslimin mengalahkan Bani Mushthaliq pada saat perang Muraisi’ Hasil undian Juwairiyah adalah bagian untuk Tsabit bin Qais bin Syamas atau anak pamannya, tatkala itu Juwairiyah berumur
Perang Uhud tiba, ‘Abdullah bin Jahsy dan kawannya Sa’ad bin Abi Waqqosh dalam perang ini mempunyai cerita yang tidakterlupakan. Biarkan kesempatan ini kita berikan kepada Sa’ad, biar beliau sendiri yang menyampaikan ceritanya dan cerita kawannya. Sa’ad bin Abi Waqqosh berkata, “Di perang Uhud, aku bertemu dengan ‘Abdullah bin Jahsy, dia
Para Ulama telah menghadapi segala kesulitan selama di perantauan dalam rangka menuntut Ilmu, dan itu semua tidak mematahkan semangat mereka dalam mencari ilmu. Umpamanya Imam Ahmad, ketika beliau pergi mengunjungi ‘Abdurrozzaq Ash-Shon’ani di yaman (padahal beliau Imam Ahmad berdiam di Baghdad), beliau pun kehabisan bekal di tengah jalan, beliau memperkerjakan
Seorang Syaikh bercerita : Suatu hari, seorang pemuda mendatangiku. Aku memperhatikan wajahnya dan nampaklah sebuah wajah yang gelap. Aku bertanya tentang hajatnya, namun ia hanya diam saja. Aku ulangi pertanyaanku dan ia masih tidak mau berbicara. Aku memandang lebih dekat kepadanya, ternyata air mata menetes dari kedua matanya. Aku bertanya,
Oleh: Syaikh Mamduh Farhan al Buhairi Seorang teman dari Aljazair menceritakan pengalamannya yang menegangkan sekaligus membuat kita tersenyum. Berikut saya sampaikan kepada pembaca seperti yang diceritakannya: Pada suatu ketika saya menumpang sebuah pesawat Airbus milik salah satu maskapai penerbangan Aljazair dari bandara Aljazair menuju bandara Urley di Paris. Pada saat
Syaikh Abu Bakar Jabir AI-Jaza-iri hafizhahullah bercerita: “Saya pernah memiliki seorang kakak perempuan bernama Sa’diyyah. Pada suatu hari, ketika kami masih sama-sama kecil, kami mengambil setandan kurma melalui tali yang sudah diikatkan pada tandan tersebut. Saudariku —Sa’diyyah— menarik tali tersebut, namun ia kerepotan, hingga akhirnya setandan kurma tersebut jatuh ke
Satu lagi kisah kedermawanan orang-orang sholeh yang dikutip oleh Al-Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi rahimahullaah dalam kitabnya Mukhtashor Minhajul Qoshidin, beliau menceritakan… “Qois bin Sa’ad bin ‘Ubadah sakit, saudara-saudaranya tidak kunjung menjenguknya, maka dia bertanya-tanya, seseorang menyampaikan kepadanya, “Mereka malu karena hutang mereka kepadamu.” Maka Qois berkata, “Allah menghinakan harta yang
Suatu hari sepasang suami istri pergi ke Kebun Binatang. Di sana, keduanya melihat seekor monyet sedang bermain dengan pasangannya. Seketika sang istri berkomentar, “Aduhai alangkah indahnya cinta mereka!” Kemudian kedua sejoli itu berlalu lalu berhenti di depan kandang harimau. Keduanya menyaksikan seekor harimau jantan duduk termangu, sedang pasangannya, harimau betina,