Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Orang-orang Syi’ah Rafidhah biasa meminta bantuan orang-orang kafir dalam melawan kaum muslimin. Kaum muslimin telah melihat sendiri bahwa jika kaum muslimin diserang oleh orang-orang kafir maka orang-orang rafidhah ini selalu membela orang-orang kafir, sebagaimana hal ini terjadi pada Jenghis Khan—raja Tatar yang kafir—ketika dia
Umar bin Abdul Aziz rahimahullah: Ketika Allah memberikan nikmat kepada seorang hamba, lalu Dia mengambilnya dan menggantinya dengan kesabaran, maka apa yang Dia ganti lebih baik apa yang Dia ambil. [‘Uddatus Shabirin, Ibmul Qoyyim rahimahullah] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Imam al Hasan al Bashri rahimahullah mengatakan: “Iman itu bukan sekedar angan-angan da hiasan luar semata. Namun, iman adalah sesuatu yang menancap kokoh dalam qalbu, dan dibuktikan dengan amal shalih.” [Madarijus Salikin, Ibnul Qayyim rahimahullah] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Tahukah Anda…. Shahabat yang ditunjuk untuk bertanggung jawab atas cincin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Mu’aiqib Ad Dausi. Dan Shahabat yang ditunjuk untuk bertanggung jawab atas keuangan Rasulullah shallallahi ‘alaihi wa sallam adalah Bilal bin Rabah. [Zaadul Ma’ad 1/124] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah
Setelah wafatnya Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu pada 60H yang sebelumnya beliau menunjuk Yazid bin Mu’awiyah untuk menjadi pemimpin yang niat beliau (dengan penunjukan tersebut) agar tidak terjadi lagi perpecahan di antara kaum muslimin dalam masalah kekuasaan. Maka berpalinglah para utusan ahli Iraq kepada Husain bin Ali radhiyallahu ’anhu dengan penuh antusias
Ketika Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dibunuh oleh Ibnu Muljam (seorang khawarij yang tadinya termasuk syi’ah Ali namun mengkafirkan beliau setelah itu), al-Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhu dibai’at menjadi khalifah, dan beliau yakin tidak dapat berhasil perang melawan Mu’awiyah. Terutama setelah sebelumnya sebagian pengikutnya di Iraq telah meninggalkan ayahnya.
Sebagian besar syi’ah (pendukung) Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu adalah penduduk Iraq, terutama penduduk Kufah dan Bashrah. Ketika Ali berkeinginan untuk pergi berperang bersama mereka ke Syam, setelah berhasil meredam fitnah kaum khawarij (salah satu sekte pecahan syi’ah Ali sendiri yang malah mengkafirkan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu),
Abu Wafa’ bin Aqil al Hanbali rahimahullah menulis karyanya yang berjudul Al Funun sebanyak 470 jilid..! [al Ma’alim karya as Sadhaan hal.88] Dikutip dari majalah Qudwah Masyaallah…Bisa membayangkan? Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Kurang lebih selama 70 tahun, Al A’masy tidak pernah tertinggal takbiratul ihram dalam shalat berjama’ah. [al Ma’alim karya as Sadhaan hal.123] Dikutip dari majalah Qudwah Masyaallah, siapalah kita dibandingkan mereka para ulama terdahulu? Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Oleh: Syaikh Mamduh Farhan al-Buhairi Al-Bazzar adalah al-Imam al-Hafizh Abu Bakar Ahmad Ibn Amr Ibn Abdul Khaliq al-Bashri, enulis kitab al-Musnad al-Kabir dan al-‘Ilal, mengambil hadits dari al-Thabrani, wafat tahun 292 H di Ramlah. Beliau adalah salah seorang ulama besar, hingga dikatakan setelah Ali Ibn al-Madini tidak ada yang lebih
AYAH MIQDAD bernama Amru. Suatu hari Amru melakukan pembunuhan di tengah kaumnya, maka dia melarikan diri ke Hadramaut hingga mendapatkan perlindungan dari suku Kindah. Oleh karena itu, Amru disebut dengan Al-Kindi, merujuk pada suku Kindah sebagai suku yang melindunginya. Di sana, Amru menikah dengan seorang wanita, dan dari pernikahan ini
Shahabat kami, Abdullah bin Muhammad bin Mushab as Sulami rahimahullah bercerita kepada saya, ia merupakan salah satu orang yang terbaik dan selalu jeli dalam segala hal. Ia bercerita: Seseorang mendatangi pasar tukang besi di Baghdad, ia menjual paku-paku kecil, paku dengan dua kepala. Seorang tukang besi mengambil besi-besi itu, ia