Ketika perang berkecamuk, dan kaum Muslimin berperang dengan gagah berani. Padahal jumlah mereka sangat kecil dibanding musuh (kafir Quraisy). Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa’alaa aalihi wasallam membawa serta para Shahabatnya berjumlah 300 orang, sedangkan kafir quraisy membawa pasukannya 1000 orang. Kaum Muslimin berperang mengharapkan keridhoan Allah dan kecintaanNya. Sedangkan kafir quraisy
Tahukah Anda..? Afra’ bintu Ubaid adalah seorang ibu yang berbahagia. Tujuh putranya termasuk dalam jajaran prajurit muslim dalam medan Badar. Menikah dengan al harits bin Rifa’ah dan dikaruniai dua putra; Mu’adz dan Mu’awidz. Lalu menikah dengan Bukair dan dikaruniai empat putra; Iyas, Khalid, Aqil, dan Amir. Kemudian menikah kembali dengan
Kalian Berdua Sama-Sama Telah Membunuhnya Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu Anhu berkata, “Ketika berdiri dalam barisan di perang Badar, aku menoleh ke kanan dan ke kiri, ternyata aku diapit dua bocah belia dari golongan Anshar. Saat itu, aku berandai-andai berada di antara dua orang yang lebih kuat dari mereka berdua. Tiba-tiba
Saudaraku sesama muslim… Marilah sejenak kita melakukan kilas balik terhadap berbagai peristiwa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Kita berharap mudah-mudahan dengan mempelajari dan mengamati peristiwa ini, kita bisa mendapatkan banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi kehidupan kita sehari-hari. Dua tahun setelah Nabi kita tercinta Muhammad shallallahu ‘alaihi wa