1. PADA MASA KENABIAN Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah dan singgah di perkampungan bani’ Amru bin’ Auf, menetap di sana selama 14 hari, dan beliau selalu melaksanakan shalat bila waktunya tiba, kemudian beliau memerintahkan para sahabatnya untuk membangun masjid dan mengirim utusan kepada bani Najjar. Beliau shallallahu
Anda dapat menyelami dalamnya cinta Rasulullah terhadap Madinah dalam setiap sabdanya tentang Madinah. Anda dapat merasakan hal tersebut dari do’a-do’a beliau agar Madinah diliputi kebaikan, beliau telah berdo’a kepada Allah agar Madinah menjadi kota yang mereka cintai : “Ya Allah, berilah kami kecintaan terhadap Madinah seperti cinta kami terhadap Mekkah
Tampak pada foto ini kubah megah dan bangunan-bangunan di atas makam. Barulah ketika Raja Su’ud menguasai negeri hijaz, dengan bimbingan seorang ulama besar Syaikh Muhammad bin Abdulwahab -rahimahumallah- kubah-kubah di pemakaman baqi’ dihancurkan. Untuk menjalankan perintah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika berpesan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu
Dulu, kota ini bernama Yatsrib. Setelah Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam berhijrah ke kota ini, selanjutnya kota ini sering dikenal dengan “Madinatur Rasul”. Kemudian, orang menyebut kota ini dengan “Al-Madinah”. Secara geografis, kota ini berupa dataran yang dikelilingi gunung dan bukit-bukit, serta beriklim gurun. Suhu tertinggi berkisar antara 30 °C sampai 45
Mengenal Madinah Dulu, kota ini bernama Yatsrib. Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berhijrah ke kota ini, selanjutnya kota ini sering dikenal dengan “Madinatur Rasul”. Kemudian, orang menyebut kota ini dengan “Al-Madinah”. Kota Al-Madinah memiliki banyak nama; ada sekitar 29 nama. Di antara nama tersebut adalah: Thabah (yang baik). Ini