Oleh: Syaikh Muhammad Hassan Seorang pemuda Amerika, aslinya berkebangsaan Spanyol, masuk menemui saudara-saudara muslim kita di salah satu masjid New York di kota Brooklyn selepas shalat subuh, kemudian dia berkata kepada mereka, ‘Aku ingin masuk Islam.’ Lalu mereka bertanya, ‘Siapa Anda?’ Dia menjawab, ‘Tunjukkanlah saya, janganlah menanyai saya.” Kemudian dia
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjenguk seorang Arab badui ketika sakit. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendo’akan padanya: “Tidak apa-apa kamu, sakit ini meleburkan dosa insya Allah.” Namun, orang Badui itu malah membantah: “(Bukan tidak apa-apa),
QADHI Baha’uddin bin Syaddad dalam bukunya, An-Nawadir As-Sulthaniyah wal Mahasin Al-Yusufiyah, dalam peristiwa Ar-Raml di daerah ‘Aka, menulis: “Salah satu keunikan kisah ini yaitu, ada sebuah kerajaan dipimpin oleh raja bernama Sarasinqar. la seorang muslim. Sarasinqar sangat pemberani, dan telah membunuh banyak sekali musuh Allah dari tentara salib dan mengalahkan
Dari Abu Darda’ radhiyallahu anh, ia bercerita, “Ketika aku sedang duduk-duduk bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallam, tampak Abu Bakar datang sambil mengangkat bagian bawah pakaiannya hingga lututnya kelihatan. Melihat hal itu, Nabi berkomentar, “Temanmu ini (yaitu Abu Bakar) habis bertengkar.” Tidak lama kemudian, Abu Bakar mengucapkan salam dan berkata,
Yang pertama kali melakukan jabat tangan di dalam sejarah Islam adalah Suku al Asy’ari yang datang dari negeri Yaman [al Fawaid Adz Dzahabiyyah min Siyar ‘Alamin Nubala hal.38] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel : www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
1. Beliau bangun pagi kurang lebih 1 jam sebelum shubuh. Kemudian shalat tahajjud 11 raka’at dengan khusyu’ dan rendah diri kepada Allah. Sebagaimana pula beliau banyak berdoa, di antaranya mendoakan umat Islam dan kebaikan para penguasa mereka, berzikir, membaca al-Qur’an, dan beristighfar. 2. Setelah azan subuh (terkadang sebelumnya), beliau pergi
Shahabat pertama dari kalangan Muhajirin yang tiba di kota Madinah adalah Mush’ab bin Umair radhiyallahu ‘anhu. [al Awa’il, karya Ath Thabarani No.27] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Haram bin Hayyan al ‘Abdi (seorang ulama tabi’in) berada di dalam kandungan ibunya selama dua tahun, sampai-sampai tumbuh beberapa giginya. [al Fawaid Adz Dzahabiyyah min Siyar ‘Alamin Nubala hal.82] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Orang pertama yang menulis dan menyusun buku tentang ilmu adalah Muhammad bin Muslim bin Ubaidullah bin Syihab. Beliau dikenal dengan sebutannya; AL IMAM AZ ZUHRI. [al Fawaid Adz Dzahabiyyah min Siyar ‘Alamin Nubala hal.119] Dikutip dari Majalah Qudwah Artikel: www.KisahIslam.net Facebook Fans Page: Kisah Teladan & Sejarah Islam =
Dharwan, sebuah desa di belahan Yaman, ada yang mengatakan dekat kota Shan’a. Hiduplah di desa itu seorang lelaki tua yang saleh bersama tiga putranya. Dia bekerja sebagai petani, mengelola kebun kurma dan anggur yang cukup berhasil. Setiap musim panen, anggur dan kurma yang diperolehnya berlimpah. Tetapi, hasil tersebut bukan semata-mata
Ma’iz bin Malik – radhiyallahu ‘anhu -, dia sudah menikah. Suatu ketika, syetan menggodanya sehingga dia terjatuh dalam dosa besar, berzina dengan seorang wanita… Ma’iz adalah seorang yang beriman. Dia tidak merasa tenang dengan dosa yang telah dia lakukan. Dengan rasa penyesalan atas dosa tersebut, dia mendatangi Rasulullah – shallallahu
Kafilah-kafilah Haji berdatangan dari berbagai penjuru. Mereka datang untuk memenuhi panggilan Rabbnya, “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan Haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki,dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (Al-Hajj: 27) Itulah rombongan manusia yang datang menuju Baitullah, karena mencintai tempat-tempat