Tujuan utama adzan adalah memanggil manusia untuk segera ke masjid untuk melaksanakan sholat (berjama’ah). Hal ini dipahami secara mendalam oleh para Ulama salaf sehingga mereka memiliki beberapa potret indah. Semoga kita bisa mengambil pelajaran darinya. 1. Ibrohim bin Maimun Ash-Shoigh adalah seorang tukang kayu, apabila dia mengangkat palu (hendak memukulkannya
Dari Shuhaib ar-Rumi radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada seorang raja pada zaman sebelum kalian. Ia memiliki seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir itu telah tua, ia berkata kepada sang raja, ‘Sesungguhnya usiaku telah tua dan ajalku telah dekat, maka utuslah kepadaku seorang anak muda agar
Suatu saat, Raja Nebukadnezar[1] datang ke Baitul Maqdis dari negeri Syam. Dia membunuh orang-orang Bani Israil dan merebut secara paksa kota Baitul Maqdis serta menawan banyak orang dari mereka. Di antara mereka yang ditawan adalah Nabi Danial Sebelumnya, Raja ini didatangi oleh para ahli nujum (peramal) dan orang-orang cendekia saat
Setelah Nabi Musa ‘alaihissalam wafat, Nabi Yusya’ bin Nun ‘alaihissalam membawa Bani Israil keluar dari padang pasir. Dia berjalan bersama Bani Israil menyeberangi sungai Yordania dan akhirnya sampai di kota Jerica, yang termasuk di antara kota yang paling kokoh pintu gerbangnya, paling tinggi bangunannya, dan paling banyak penduduknya. Nabi Yusya’
Allah Ta’ala menyebutkan kisah Yusuf bin Ya’qub ‘alaihissalam dalam satu surat lengkap yang di dalamnya terdapat banyak faidah dan pelajaran yang jumlahnya lebih dari 1000 buah. Nabi yang mulia ini diuji dengan ujian yang sangat berat, tetapi beliau bersabar. Demikianlah keadaan orang-orang shalih. Akhirnya ujian itu berubah menjadi anugerah. Berikut
Ketika ujian datang kepada kita, disaat kita berada pada kondisi yang sangat memungkinkan untuk malakukan perbuatan itu (maksiat), namun kita merasa malu kepada Alloh dan malu terhadap predikat kita sebagai “seorang muslim”, maka niscaya Alloh akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik dari itu semua. Tidaklah kejayaan itu melainkan dengan
Seorang imam masjid mengisahkan.. Ada seorang anak kecil yang umurnya blm mencpai 10 thn. Dia selalu menjalankan shalat berjamaah di masjid, dan selalunya berusaha menempati shaf plg depan. Anak itu biasa mengeraskan suara saat shalat, terutama tatkala saya selesai membaca al-fatihah, si anak membaca “aamiin” dengan suara sangat keras. Suatu
Oleh: Mamduh Farhan al-Buhairi Pada tahun ini, telah sampai kepadaku lebih dari 400 SMS berkenaan dengan datangnya bulan Ramadhan. SMS itu dari keluarga, kerabat, dan rekan, baik dari Saudi, negeri-negeri Arab, maupun negeri-negeri Islam lainnya, khususnya dari saudara-saudaraku para da’i di Indonesia. Mudah-mudahan Allah Ta’ala membalas mereka semua dengan kebaikan
Seekor anjing yang terlantar dijalanan melihat seorang yang sedang berjalan lewat dihadapannya lalu anjing tersebut mengikutinya sampai dirumah orang itu. Anjing itu tidak mau berpisah dari orang tersebut sehingga akhirnya anjing itu ditampung dan dirawat dirumahnya dengan baik dan tulus. Setiap pagi ketika orang itu hendak pergi berangkat kerja anjing
Syaikh Muhammad Hassaan -Hafidzahullah- seorang dai dan ulama terkenal dari Mesir bercerita pada salah satu ceramahnya. Beliau bercerita tentang kisah seorang pemuda dari Maroko yang tinggal di Amerika. Hidup di Amerika seorang pemuda miskin dari Maroko, umurnya sekitar 23 atau 24 tahun. Pada salah satu kunjungan Syaikh ke Amerika, Syaikh
BERIKUT KISAH SEORANG KARYAWAN YANG MEMUTUSKAN KELUAR DARI TEMPAT KERJANYA KARENA TIDAK TAHAN LAGI DENGAN BERBAGAI PENYIMPANGAN SYARIAH YANG DILAKUKAN BANK SYARIAH TEMPAT KERJANYA. oleh Amir Siahaan Tekadku sudah bulat: keluar dari bank syariah tempatku bekerja, dan kini aku di ruangan atasanku untuk menyerahkan surat pengunduranku. Aku tidak peduli lagi
Suatu hari al-Hajjaj memeriksa penjaranya. Ketika mendatangi seseorang ia berkata, “Apa kesalahanmu?” Iamenjawab, “Semoga Allah memberikan kemaslahatan pada Amir. Petugas patroli menangkapku. Aku akan beri tahu engkau perihalku. Jika kebohongan bisa menyelamatkanku, maka kejujuran lebih bisa menjamin kepada keselamatan.” Al-Hajjaj bertanya, “Bagaimana ceritamu bisa sampai di sini?” Orang itu berkata,