Abu Abdirrahman AI-Hanafi berkata, “Melihat kalajengking di rumah, Kahmas bin Al-Hawn bermaksud membunuhnya atau mengambilnya. Tetapi, kalajengking itu keburu masuk ke dalam lubangnya. Maka, Kahmas memasukkan tangannya ke dalam lubang agar bisa mengambil dan memukulnya. Tetapi, kemudian ada yang bilang, ‘Apa yang engkau inginkan? Mengapa engkau masukkan tangan ke lubang,