Abu Abdirrahman AI-Hanafi berkata, “Melihat kalajengking di rumah, Kahmas bin Al-Hawn bermaksud membunuhnya atau mengambilnya. Tetapi, kalajengking itu keburu masuk ke dalam lubangnya. Maka, Kahmas memasukkan tangannya ke dalam lubang agar bisa mengambil dan memukulnya. Tetapi, kemudian ada yang bilang, ‘Apa yang engkau inginkan? Mengapa engkau masukkan tangan ke lubang,
Thawus Al-Yamani Rahimahullah berkata, “Seseorang mempunyai empat orang anak. Tiba-tiba ia jatuh sakit. Salah seorang dari anaknya berkata, ‘Rawatlah ia, tetapi tidak berhak mendapatkan apa-apa dari warisannya. Atau, aku yang merawatnya, biarpun tidak berhak mendapatkan apa-apa dari warisannya.’ Mereka berkata, ‘Engkau saja yang merawatnya, dan engkau tidak berhak mendapatkan apa-apa