Di nukil dari kitab “al-Fawaid” karangan Imam Ibnu Qoyim rahimahullah ta’ala pada hal 269, sebuah kata mutiara yang patut kita renungkan, berikut nukilanya: Ada seseorang yang pernah bertanya kepada Imam Syafi’i, ia mengatakan: “Wahai Abu Abdillah, mana yang lebih baik, seseorang yang di beri kedudukan atau diberi cobaan? Maka Imam
Telah di sebutkan dalam kitab “Uyunul akhbar” karangan Ibnu Qutaibah juz 1 / 62 sebuah kisah dari Mu’awiyah Radhiyallahu ‘ahnu, berikut kisahnya: Mu’awiyah berkata, “Saya tidak pernah menggunakan pedangku ini jika saya rasa pecutku sudah cukup, dan saya tidak pernah menggunakan pecutku jika saya rasa lidahku sudah sanggup menggantikannya, kalau
Kebiasaan Imam Zuhri, kalau masuk rumah maka beliau meletakkan kitab-kitabnya bertumpukan di sekitarnya. Beliau menikmati kesibukannya tersebut sehingga lalai dari urusan dunia lainnya. Suatu saat istrinya pernah berkata padanya: “Demi Alloh, sungguh kitab-kitab ini lebih berat bagiku daripada tiga istri sainganku..!!!” (Wafayatul A’yan 4/177-178 oleh Ibnu Khollikan)
Dikabarkan bahwasanya pada suatu hari Al-Hajjaj ( Hajjaj bin Yusuf ) menyendiri (meninggalkan pasukannya), ia bertemu dengan seorang Badui, maka Al-Hajjaj berkata: “Wahai orang arab, bagaimana (pendapatmu) tentang Al-Hajjaj?” Badui menjawab: “Ia seorang yang dholim dan serampangan”. Hajjaj berkata: “Apakah engkau telah mengadukannya kepada (khalifah) Abdul Malik (bin Marwan)?”. Badui
Jarir meriwayatkan, ”Suatu hari Al A’masy duduk di pojok majelis. Sementara kami duduk di bagian pojok lain. Di Dekat tempat itu, ada air hujan menggenang membentuk sebuah danau kecil. Tiba-tiba datanglah seorang lelaki yang mengenakan mantel hitam. Saat melihat al A’masy, ia memandang rendah, karena pakaian beliau yang sederhana. “Heh
Imam Syamsuddin bin Abdullah bin Abu Bakr atau Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimahullah berkata : Seorang hamba tidaklah terjatuh dalam perbuatan haram kecuali karena dua sebab : 1. Jeleknya prasangka dia kepada Rabb-Nya. Karena jika seandainya dia mentaati-Nya dan lebih mengutamakan-Nya maka sesuatu yang halal lebih baik baginya. 2. Dia
Ja’far Al-Khaladi bercerita tentang Imam Ar-Rabbani, Abu Muslim Ahmad bin Ali Al-Abbar. Ia berkata, “Al Abbar tergolong manusia paling zuhud. Ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi ke Qutaibah, tetapi tidak diizinkan. Selanjutnya, sang ibu meninggal dunia. Ia pun keluar ke Khurrasan, lalu melanjutkan ke Balkh, tetapi Qutaibah sudah meninggal
“Bayangkan kala Anda berdiri tanpa busana kala amal diperlihatkan… Merasa terasing, resah dan bimbang… Saat neraka menyala-nyala karena murka dan marah… Kepada para pendosa, dan Robb Pemilik ‘Arsy juga murka… ‘Bacalah catatan amalmu wahai hambaKu dengan perlahan, Apakah kau melihat adanya satu huruf pun yang tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya?’
Diriwayatkan ada seseorang berkata kepada Umar bin Khattab Radhiyallahu Anhu, “Aku punya ibu yang sudah tua renta. Ibuku tidak buang hajat kecuali jika kuberikan padanya punggungku sebagai pijakannya. Apakah dengan begitu aku sudah memenuhi haknya?” Umar bin Khattab menjawab, “Tidak! Sebab, ibumu melakukan itu padamu karena berharap engkau selalu ada,
Aku berpendapat bahwa tidak masalah menceritakan kisah su’ul khotimah dari kejadian yang ada dengan dua syarat: 1) Su’ul khotimah tersebut benar-benar terbukti secara syar’i maupun akal, 2) nama orang atau ciri-ciri orang tersebut tidak disebutkan. @dr_abusalah Dr Muhammad Hisyaam Thaahiri, mendapatkan gelar Doktor dari Fakultas Akidah Universitas Islam Madinah, Imam dan
Dalam sebuah hadits disebutkan, “Pada hari Jum’at, ada satu waktu yang tidaklah seorang muslim berdoa kebaikan pada waktu tersebut, melainkan pasti dikabulkan”. Pendapat yang paling kuat, waktu tersebut adalah sebelum tenggelam matahari sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas, Abu Hurairah, ‘Atha dan Thawuus. @AbdulazizTarifi Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu
~ Jika engkau melihat seorang yang kelihatannya membela kebenaran, tapi dia lakukan sambil mencela-cela, menghina-hina dan marah-marah, ketahuilah bahwa ada kesalahan dalam niatnya, karena kebenaran tak butuh dibela dengan cara seperti ini (Imam Malik) @MohamadAlarefe Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah