Waktu-waktu sekarang ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah) adalah waktu-waktu yang disunnahkan bertakbir, bertahlil, bertahmid (takbiran) secara mutlak (tidak terikat). Dan mungkin ketika kita mengamalkan sunnah ini, ketika berjalan, di supermarket, di tempat kerja, (atau bahkan jika kita mengamalkan apa yang diamalkan Abu Huroiroh dan Ibnu ‘Umar rodhiyallaahu ‘anhumaa, mereka pergi ke pasar takbiran mengingatkan manusia agar bertakbir, bertahlil, dan bertahmid) maka kemungkinan besar manusia (karena ketidaktahuan mereka terhadap sunnah) akan mengomentari kita yang mengamalkan dengan komentar yang diterima oleh Abu Muslim Al-Khaulaaniy rohimahullaah (namun kita berharap manusia sekarang tidak berkomentar seperti ini).
Disebutkan oleh Al-Imam Ibnu Rojab Al-Hambali rohimahullaah,
كان أبو مسلم الخولاني كثير الذكر
Abu Muslim Al-Khaulaaniy adalah orang yang banyak sekali berdzikir (yang secara otomatis mulutnya sering komat-kamit).
فرآه بعض الناس فأنكر حاله
Maka sebagian manusia yang melihat beliau, mereka mengingkarinya.
فقال لأصحابه : أمجنون صاحبكم ؟
Kemudian mereka mengatakan kepada sahabat Abu Muslim, “Apakah sahabatmu itu gila?”
فسمعه أبو مسلم ، فقال لا يا أخي ، ولكن هذا دواء الجنون
Namun ternyata Abu Muslim mendengarnya, kemudian beliau mengatakan, “Tidak saudaraku, akan tetapi ini adalah obatnya gila.”
{Lihat Jaami’ul ‘Uluum wal Hikam, karya Al-Imam Ibnu Rojab Al-Hambali rohimahullaah dalam syarah hadits no.50. (2/521).}
*Sedikit faedah dari sekian banyak faedah kajian yang disampaikan Al-Ustadz Abdullah Sholeh Hadrami hafizhohullaah
Diketik oleh: Abu Abdillah Huda
Dipublikasikan kembali oleh: www.KisahIslam.net
Fanspage: Kisah Teladan & Sejarah Islam
=






