Mukjizat & Sabda Nabi

Menegakkan Hukum, Meski Terhadap Anak Sendiri

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha diriwayatkan, suatu ketika suku Quraisy digegerkan oleh berita tentang seorang wanita dari Bani Makhzumi melakukan tindak kejahatan berupa pencurian.

Para tetua suku saling bertanya, “Siapakah yang akan mengabarkan berita pencurian ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”

Sebagian orang menjawab, “Siapa yang berani menyampaikan hal itu kalau bukan Usamah bin Zaid, sang anak angkat yang dikasihi oleh Rasulullah.”

Maka Usamah pun menyampaikan berita itu kepada Rasulullah. Maka Rasulullah pun bersabda, “Apakah kamu hendak memintakan syafaat (agar perempuan itu dibebaskan) dari salah satu hukum Allah?!”

Kemudian beliau berdiri dan melanjutkan sabdanya, “Bangsa-bangsa sebelum kalian telah binasa, karena jika saja ada seorang yang terpandang di kalangan mereka melakukan pencurian, maka mereka tidak menghukumnya. Namun, jika orang yang lemah (rakyat jelata) melakukan pencurian, mereka menjatuhkan hukuman atasnya. Demi Allah, jika saja Fatimah Putri Muhammad mencuri, niscaya aku (sendiri yang) akan memotong tangannya” [1]

Note: [1] HR. Al-Bukhari, Kitab Al-Anbiya, 3288. Juga oleh Muslim Kitab hudud, Bab Memotong Tangan Orang Terpandang yang Melakukan Tindakan Pencurian (1688).

Sumber: Golden Stories, Mahmud Mushthafa Sa’ad & Dr. Nashir Abu Amir Al-Humahi

Share:

Leave a reply

Hosted by Bestariwebhost - Web Hosting murah Vps Murah Indonesia