Kisah Para Ulama & Orang Shalih

Adab Menasehati Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullah

Di dalam bukunya, Al-Jâmi’ li Akhlâq Ar-Râqi (1/411), Al-Khathib Al-Baghdadi menceritakan bahwa Ahmad bin Muhammad bin Al-Fadhl Abul Abbas Al-Mu’adzin berkata, “Aku pernah mendengar Harun bin Abdullah  Al-Hammal bercerita, “Suatu malam, Ahmad bin Hanbal datang mengetuk pintu rumahku. Aku kemudian bertanya, “Siapa ini?”

Beliau menjawab, “Saya Ahmad.”

Aku pun bergegas pergi keluar. Lalu aku bertanya, “Apakah Anda memiliki keperluan wahai Abu Abdillah?”

Beliau menjawab, “Ya. Hari ini, hari ini aku disibukkan oleh sesuatu.”

Aku bertanya, “Disibukkan dengan sesuatu apa wahai Abu Abdillah.”

Beliau menjawab, “Hari ini kamu menyampaikan hadits kepada orang-orang dalam keadaan duduk di tempat berteduh, sementara mereka berada di bawah terik matahari. Tangan mereka membawa bolpen dan buku tulis. Tolong jangan diulangi lagi. Jika kamu duduk, maka duduklah sebagaimana duduknya orang-orang.”

Inilah Ahmad binHanbal, begitu mulianya akhlak beliau dalam menyampaikan nasehat. Beliau bisa saja meluruskan langsung saat majelis berlangsung. Tapi itu tidak dilakukannya demi menjaga wibawa Harun bin Abdullah  dihadapan orang-orang.

Sumber: Buku 155 Kisah Langka Para Salaf, penerbit Pustaka Arafah, hlm. 320 dengan tambahan sedikit.

 

Share:

Leave a reply