Wawasan

TAYALISAH YAHUDI – Pakaian Kebesaran Yahudi Yang Berbentuk Seledang Persia

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Yang mengikuti Dajjal dari kalangan Yahudi Isfahan sebanyak tujuh puluh ribu orang, mereka mengenakan pakaian tayalisah.” [Kitab Shahih Muslim, no.2944]

Isfahan termasuk salah satu kota dari beberapa kota di Iran. Lantas, siapakah yahudi Isfahan? Apakah ada orang-orang yahudi di Iran pada saat ini? Dan apa itu tayalisah atau taylasan?

Menurut beberapa sumber terpercaya, pada saat ini yahudi sudah menempati beberapa kota di Iran, seperti Teheran, Hamadan, dan Isfahan. Dan menurut beberapa sumber resmi Iran, populasi mereka telah mencapai dikisaran 25.000 hingga 30.000 orang.

Dan disebutkan kota Isfahan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diatas dikarenakan Isfahan termasuk salah satu provinsi dari tiga puluh provinsi yang terdapat di Negara Iran. Secara geografis, provinsi Isfahan terletak persis di tengah-tengah Iran, dan memiliki akses langsung dengan provinsi-provinsi lainnya yang hal ini menjadikannya sebagai provinsi yang cukup strategis dari arah mana saja, dengan luas sekitar 105.937 km2, Isfahan terletak di 340 km sebelah selatan Teheran.

Sedangkan kata tayalisah adalah bentuk jamak dari kata taylasan. Ia adalah semacam pakaian yang dipakai di atas pundak dan mengelilingi tubuh. Dan berikut adalah gambar tayalisah dan gambar sebagaian orang yahudi yang sedang melaksanakan ritual ibadahnya di hadapan tembok ratapan dengan mengenakan tayalisah.

Pakaian tayalisah ini masih terus dipakai oleh yahudi Isfahan di Iran hingga saat ini, sedangkan nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah pergi ke Isfahan dan bertemu dengan mereka, namun itu adalah wahyu yang diwahyukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadanya. Subhanallah!

Oleh: Syaikh Mamduh Farhan Al Buhairy -hafizhahullah-

Sumber: Majalah Qiblati Edisi 04 Tahun IX

Artikel: www.KisahIslam.net

Share:

1 comment

  1. Jimi Roy 25 February, 2016 at 23:35 Reply

    Allah Maha benar apa yang dikatakan Rasulnya, memang dajjal berasal dari orang Yahudi, seperti di Zaman Nabi MUsa as, Dajjal sudah muncul dari kaum Yahudi bernama Samiriy, sperti yang diceritakan dalam AlQuran tentang Samiri membuat patung kepala anak sapi dari Emaas

Leave a reply