Kisah Do'a Terkabul

Pertolongan Allah Di Musim Paceklik

Musim paceklik yang sangat dahsyat pernah terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khaththab. Melihat keadaan seperti itu Umar bin Khaththab keluar bersama kaumnya dan melaksana­kan shalat dua rakaat (shalat Istisqa’). Kemudian dia menyilang dua ujung selendangnya, dia memindah yang kanan ke kiri, dan yang kiri ke kanan, lalu dia membentangkan telapak tangannya seraya berdoa, “Ya Allah, kami memohon ampunan kepada Engkau dan kami mohon curahan air-Mu ya Allah.”

Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu terus menerus berdoa di tempatnya semula sampai akhirnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan doanya dan menurunkan hujan di daerah tersebut.

Suatu hari ketika orang-orang badui sedang berkumpul, datanglah Umar dan mereka berkata, “Wahai Amirul Mukminin, ketika kami berada di dekat sumur kami pada hari ini dan pada waktu (jam) ini, awan (mendung) menaungi kami, kami mendengar suara yang berbunyi, “Pertolongan datang kepadamu, wahai Abu Hafsh. Pertolongan datang kepadamu wahai Abu Hafsh.” [1]

Foot Note:

[1] Mujaabuu ad-Da’wah (43), al-Hawaatif (16) keduanya karya Ibnu Abiddunya. Al-Mustaghitsuuna Billah karya Basykuaal (19).

Sumber: Buku “Wujudkan Impian Anda Dengan Do’a”, Syaikh Majdi Muhammad asy-Syahawi, Penerbit an-Naba Solo.

Share:

Leave a reply

Hosted by Bestariwebhost - Web Hosting murah Vps Murah Indonesia